Plafon Kantor Desa Lambangsari Ambruk Akibat Hujan

Bagikan:

TAMBUN – Plafon Kantor Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan ambruk, Selasa (23/10). Penyebab ambruknya diduga akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Bekasi semalam. Padahal ruangan tersebut baru saja selesai dibangun.
Kepala Desa Lambangsari Pipit Haryanti mengatakan, ambruknya bangunan itu disebabkan air hujan tembus ke dalam sehingga membasahi plafon.
“Untung kejadiannya malam pas hujan, jadi ternyata setelah kita lihat ini palangnya bolong sehingga air hujan masuk ke dalam. Yang namanya plafon kan dari gipsum kalau kena air ya hancur sehingga ambruk,” katanya.
Pipit yang notabene baru menjabat sebagai Kepala Desa di Lambangsari itu mempertanyakan rapuhnya atap bangunan tersebut. Pasalnya, renovasi kantor Desa Lambangsari baru dilakukan sekitar enam bulan lalu sehingga dia merasa tidak wajar apabila ambruk hanya karena terkena air hujan.
“Makanya saya mempertanyakan, ini kan bangunan belum sampai enam bulan kayaknya, kok bisa bangunan baru udah roboh. Bukan hanya di situ, termasuk palang jalur tengah yang ke aula desa itu juga terancam jebol,” kata dia.
Bahkan salah satu ruangan mengalami kerusakan cukup parah yaitu ruangan LPM, ditambah sepanjang jalan menuju aula desa yang terancam jebol juga.
“Kita perbaiki secepatnya, soalnya kalau tidak diperbaiki ini akan merembet kemana-mana dan bisa lebih parah lagi rusaknya,” kata dia.
Pipit sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kecamatan setempat dan akan menganggarkan renovasi ulang di tahun 2019 atau di anggaran perubahan.
“Kalau laporan ke DPMPD belum, kalau ke Pak Camat sudah. Kalau bisa di perubahan Banprov saya akan coba ajukan karena bukan hanya itu ternyata aula desa juga di belakang tangahnya juga sudah merosot, longsor dan terancam ambruk,” tandasnya.