
KOTA BEKASI – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi terus berkoordinasi guna memastikan kesiapan pelaksanaan berjalan lancar.
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mengatakan, rapat koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis maupun nonteknis dapat dipersiapkan secara optimal menjelang pelaksanaan Porprov Jabar 2026.
“Hari ini kami melakukan rapat koordinasi terkait kesiapan dan teknis pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat di Kota Bekasi. Jadi yang dibahas mulai dari kesiapan venue hingga kesiapan operasional cabang olahraga, termasuk lokasi training center agar atlet-atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan tidak mengalami kendala,” ujar dia di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, berdasarkan paparan yang disampaikan dalam rapat, persiapan atlet Kota Bekasi menunjukkan perkembangan cukup positif. Bahkan, kontingen Kota Bekasi disebut memiliki peluang besar untuk meraih ratusan medali pada ajang Porprov tahun ini.
“Kita melihat tadi dari paparan terkait kesiapan atlet. Informasinya ada sekitar 178 peluang medali yang bisa diraih. Ini tentu menjadi modal yang baik untuk meningkatkan optimisme seluruh pihak,” katanya.
Atas dasar itu, DPRD Kota Bekasi optimistis kontingen Kota Bekasi mampu bersaing dalam perebutan gelar juara umum Porprov Jawa Barat 2026, terlebih dengan status Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara.
“Optimis. Mudah-mudahan Kota Bekasi bisa menjadi juara umum pada Porprov Jawa Barat tahun ini,” ungkapnya.
Selain kesiapan atlet, rakor juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pertandingan. Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), terdapat 23 venue yang berada di wilayah Kota Bekasi dan 22 venue pendukung yang berada di luar Kota Bekasi untuk menunjang pelaksanaan pertandingan maupun kegiatan olahraga lainnya.
“Persiapan dari Dispora juga sudah berjalan. Ada sekitar 23 venue yang berada di Kota Bekasi dan 22 venue di luar Kota Bekasi. Karena kita menjadi tuan rumah, tentu fokus utama ada pada venue yang berada di Kota Bekasi agar seluruh persiapannya benar-benar matang,” jelasnya.
“Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dari tanggal 7 sampai 20 November nanti bisa berjalan lancar, baik dari sisi pertandingan, pelayanan atlet, maupun kesiapan venue yang digunakan,” tuturnya.(RON)

