UPTB Bapenda Jatisampurna Optimalkan Pendapatan Retribusi Sampah

Bagikan:

Kepala UPTB Bapenda Kecamatan Jatisampurna, Agustinus Prakoso

JATISAMPURNA – Penarikan Retribusi sampah yang selama ini dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.
Untuk lebih mengoptimalkan pendapatan Asli Daerah dari sektor retribusi daerah mulai tahun ini kewenangan penarikan Retribusi Sampah di Wilayah Kota Bekasi dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Kepala UPTB Bapenda Kecamatan Jatisampurna, Agustinus Prakoso membenarkan bahwa penarikan retribusi sampat saat ini menjadi kewenangan pihak Bapenda.
“Kita sudah siap semua SDM nya, untuk sementara kita mengambil orang dari pegawai LH yang di akuisisi oleh Bapenda untuk melakukan penarikan retribusi sampah,” kata Agus saat ditemui, selasa (14/8/2018).
Dikatakan, Dinas LH hanya bertugas melakukan pengambilan sampah masyarakat di wilayah Jatisampurna, sedangkan semua penarikan retribusi di ambil alih oleh Bapenda.
“Kita akan terus koordinasi dengan Dinas teknis (DLH) untuk mengoptimalkan pendapatan Retribusi sampah,” ujarnya.
Menurut Agus, retribusi sampah di kecamatan Jatisampurna sendiri di targetkan sebesar Rp.1,2 miliar untuk tahun 2018. Saat ini sudah realisasi target sudah mencapai 50 persen.
“Target Rp. 1,2 M yang harus dicapai, saat ini 50 persen sudah tercapai,” jelasnya.
Terpisah, Irfan Hikmatullah, kepala UPTD LH kecamatan Jatisampurna mengatakan, dengan diambil alihnya penarikan retribusi sampah oleh Bapenda membuat UPTD LH Jatisampurna fokus mengurus pengambilan sampah warga saja.
Irfan mengaku, UPTD LH Jatisampurna masih kekurangan armada pengangkut sampah serta personil (pesapon) untuk membersihkan jalan diwilayah Kecamatan Jatisampurna.
“15 armada mobil pengangkut sampah, 3 baktor, 2 mobil hilux dinilai masih kurang untuk melayani masyarakat Jatisampurna,” jelasnya.(RON)