Perkara Meikarta, Mantan Kadishub Kabupaten Bekasi Dipanggil KPK

Bagikan:

gedung kpk

CIKARANG – Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi hari ini, Rabu, (24/10/2018), Suhup, diduga dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan dengan dugaan gratifikasi Meikarta yang menjerat Bupati Bekasi non aktif, Neneng Hasanah Yasin.
Sumber internal Dinas Perhubungan (Dishub), membenarkan mantan bosnya tersebut sedang berada di gedung KPK.
“Karena sekarang kan dia lagi dipanggil sebagai saksi. Ada itu Pak Suhup lagi disana sebagai saksi, sekarang, ya bawa dokumennya Amdal Lalin. Konsultanyya gak tau dipanggil apa gak,” singkat sumber internal Dishub.
Pembahasan amdal Lalin kata dia, dibahas bersama. Bahkan kata dia, Kabid Wasdal mengetahui adanya proses Amdal Lalin Meikarta pada tahun 2016 lalu.
“Tau lah dia (Kabid Wasdal, Cecep), itukan semua dibahas di forum. Ada dia (Cecep)
Konsultan Amdal Lalin, langsung berurusan dengan Lippo, Dishub kata dia tinggal menyetujui saja.
“Kitamah menyetujui aja. Masalahnya apa… orang gak ada masalah kok. Mekanismenya ditempuh semua, aturan jelas. Kita gak terima duit,” katanya.
“Setelah pembahasan tersebut cuma diongkosin Rp200 ribu seorang ya wajar aja,” beber dia.
Sementara itu, dikonfirmasi pada mantan Kadishub, Suhup, dihubungi melalui telpon selularnya masih tidak aktif.(jie)