Kadinsos Minta Warga yang Desilnya Tidak Sesuai Bisa Ajukan Sanggah Perubahan Data

Kadinsos Kota Bekasi, Robert P Siagian

KOTA BEKASi – Dinas Sosial Kota Bekasi angkat bicara terkait banyak keluhan warga Kota Bekasi soal data Desil yang dinilai tidak sesuai realita.

Kadinsos Kota Bekasi, Robert P Siagian menjelaskan data Desil itu muncul berdasarkan data tunggal dari sensus ekonomi nasional yang dikeluarkan Badan Statistik Nasional.

Oleh karena itu, apabila ada warga yang merasa tidak mampu, namun ternyata Desilnya masuk kategori 6-10 dapat melakukan sanggah.

“Jadi warga bisa melakukan sanggah, melakukan penurunan Desil. Warga bisa melakukan sanggah di website cek bansos melalui handphone. Warga bisa juga mendatangi Kelurahan dengan membawa KTP, KK dan rekening listrik, nanti di Kelurahan diajukan untuk penurunan desil,” ujar Robert, saat diwawancarai melalui seluler, Kamis (24/09/2026).

Menurutnya, setelah warga mengajukan penurunan Desil, nanti akan diinput oleh operator kelurahan. Setelah itu, petugas kementerian sosial akan melakukan verifikasi faktual ke rumah.

“Kalau dari hasil verifikasi sesuai fakta, maka akan divalidasi dan tentunya datanya akan berubah. Ketika Desilnya berubah menjadi Desil 1-5, nantinya akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan sosial,” jelanya.

Robert mengatakan, hingga saat ini jumlah warga Kota Bekasi yang masuk dalam kategori Desil 1-5 diperkirakan sebanyak 180 ribuan KK atau jumlah individunya mencapai 596 ribuan dari total jumlah penduduk Kota Bekasi yang diperkirakan sejumlah 2,6 juta jiwa

“Makanya updatenya akan terus kita lakukan, jadi intinya yang tadinya Desil 6 bisa turun ke 5, begitu pun yang tadi Desil 5 bisan naik ke Desil 6 keatas. Artinya data tersebut tidak kaku, pasti akan ada perubahan. Disinilah, ketika warga masyarakat mau terjadi perubahan silakan melakukan sanggah namanya,” pungkasnya.(RON)