Dinkes Terus Meningkatkan Pelayanan Terbaik Terhadap Masyarakat

Bagikan:

Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati

BEKASI SELATAN – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati bersimpati dan meminta maaf atas kejadian seorang ibu melahirkan di toilet Puskesmas Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Minggu (17/2/2019) lalu.
“Atas nama Dinkes Kota Bekasi, saya meminta maaf atas adanya kejadian tersebut. Ini akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kami untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” ucap Tanti Rohilawati ditemui dikantornya, kamis (21/2/2019).
Untuk keluarga Ny. Wartika Haryanti dan Bp. Muhammad Nur, Tanti Rohilawati bersama seluruh Pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga ke tingkat Puskesmas menyampaikan turut berbahagia atas kelahiran putranya pada tanggal 17 Februari 2019 lalu.
“Kami doakan, semoga Ananda menjadi putra/ putri Soleh dan Solehah, penyejuk hati kedua orangtuanya,” ujarnya.
Lanjut Tanti, atas peristiwa persalinan yang terjadi secara tidak sengaja (di kamar mandi) karena terlalu lama menunggu Bidan jaga di Puskesmas, Dinkes haturkan permohonan maaf yang sedalam dalamnya.
“Kami sadar tidak ada alasan apapun yang bisa mengobati kekecewaan Ibu dan bapak sekeluarga, selain kami hanya bisa menyampaikan permohonan maaf dari lubuk hati terdalam. Semoga Ibu Wartika dan Bp. Muhammad Nur sudi memaafkan,” tukasnya.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pelajaran amat penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas.
“Kami selalu terbuka dalam menerima kritik, saran dan masukan untuk penyempurnaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat demi tercapainya cita cita Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan,” tutupnya.
Tanti mengatakan, Dinkes Kota Bekasi mengambil kebijakan atas kejadian seorang Ibu berinisial WH melahirkan di toilet Puskesmas Kali Abang Tengah Kota Bekasi. Dalam kasus ini, pihak puskesmas dianggap lalai dalam menjalankan tugas.
Sesuai amanat PP No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, Dinas Kesehatan melakukan proses majelis kode etik untuk menangani dugaan pelanggaran kode etik.
“Dinkes Kota Bekasi sedang melakukan proses majelis kode etik dalam hal kelalaian pelayanan pihak puskesmas yaitu kepada Kepala Puskesmas dan petugas piket,” tandasnya.(ADV/RON)