Sambut Era Digital, Plt Bupati Bekasi Generasi Muda Tingkatkan Kemampuan

Bagikan:

Plt. Bupati Bekasi mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hertarto

CIBITUNG – Plt. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menegaskan bahwa pendidikan vokasi industri ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan tenaga kerja di Indonesia dalam menyambut era digital dan revolusi industri 4.0
Oleh sebab itu, selain pendidikan vokasi, tahap berikutnya adalah menyusun kurikulum digital yang didalamnya menitikberatkan pada kecerdasan buatan.
“Saya berharap pembangunan gedung pendidikan vokasi industri ini dapat melahirkan SDM yang berkompeten dibidangnya, menciptakan generasi muda dan calon-calon tenaga kerja yang mandiri dan berdaya saing,” tutupnya.
Hal itu disampaikan Plt. Bupati Bekasi usai acara Peletakan Batu Pertama Sekolah Vokasi bertempat di PT. Gunung Raja Paksi, Cibitung Jawa Barat.
Dalam acara tersebut, Menteri Perindustrian Airlangga Hertarto menuturkan, program sekolah vokasi industri merupakan senjata ampuh pemerintah dalam mendorong terciptanya angkatan kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.
“Industri logam memiliki peran besar dalam pembangunan negara. Momentum pertumbuhan sektor industri logam harus ditingkatkan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investor. Hal ini perlu didukung dengan adanya SDM yang kompeten.” ujarnya
Lanjut Airlangga, dalam rangka menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini, Kemenperin telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK) dengan industri di beberapa wilayah indonesia.
“dalam hal ini pemerintah akan menyiapkan insentif kepada industri dalam negeri yang melakukan SDM melalui pemberian Tax Deduction sebesar 200%. Hingga saat ini sebanyak 745 industri dan 2.074 SMK telah terlibat dalam program tersebut,” bebernya.