Jokowi Panen Udang Vaname di Muaragembong

Bagikan:

Presiden RI Jokowi Dodo didampingi Plt.Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Camat Muaragembong, Junaefi melaksanakan Panen Raya Udang Vaname di Muaragembong

MUARAGEMBONG –¬†Presiden RI Jokowi Dodo didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja diantaranya Susi Pujiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Siti Nurbaya Menteri Lingkungan Hidup RI, Rini Sumarno Menteri BUMN dan Basuki Hadimuljono Menteri PUPR serta Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat dan Eka Supria Atmaja Plt. Bupati Bekasi melaksanakan Panen Raya Udang Vaname di Muaragembong.
Jenis Udang yang dibudidayakan merupakan udang Vaname yang merupakan bagian dari program Hutan Sosial dari Kementrian LHK RI.
Selain memanen hasil tambak udang yang diperkirakan mencapai 5 ton, jokowi juga menyempatkan diri untuk meninjau program Pemodalan Nasional Mandiri Mekaar (Membawa Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan berinteraksi dengan Warga Muaragembong.
Upaya yang dilakukan oleh kelompok tani Mina Bakti, disebut Presiden sebagai contoh konkret pemanfaatan perhutanan sosial yang diberikan pemerintah.
Meski sempat menuai kegagalan di awal proses, perlahan para petambak mampu berproses dan menghasilkan dalam jumlah yang besar.
“Jadi ini untuk 1 hektare biayanya kurang lebih Rp180 juta. Kemudian tadi dihitung kalau panen dapatnya kira-kira Rp310-320 juta. Artinya ada margin keuntungan sekali panen itu Rp120 jutaan kurang lebih,” ucap Presiden.
Hasil tambak tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Bahkan permintaan ekspor juga akan dipenuhi mengingat tingginya permintaan banyak negara. Hasil tambak sebagai pemanfaatan Program Perhutanan Sosial ini juga mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit.
Pada sesi dialognya dengan warga Muaragembong, Jokowi berpesan kepada warga khsususnya ibu ibu yang hadir untuk bisa ikut serta meningkatkan perekonomian keluarga dengan berbagai usaha yang bisa dilakukan.
“Jadilah ibu ibu yang jujur, disiplin dan kerjakeras untuk bisa meningkatkan derajat ekonomi keluarganya.” Ucapnya.