Potongan Hak Pegawai Puskesmas, Kadinkes: “Itu Tidak Dibenarkan”

Bagikan:

Ilustrasi.(ist)

CIKARANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Eni, Kamis, (15/01/2018) kaget mendengar adanya dugaan potongan hak pegawai di Puskesmas Tambelang.
Sri Eni menegaskan tidak mengetahui soal dugaan potongan hak pegawai, dia akan mempertanyakan informasi tersebut kepada Kepala Puskesmas.
“Saya belum tahu soal Itu, saya harus tanyakan dulu ke kepala Puskesmasnya,” katanya.
Kepal Dinas Kesehatan menjelaskan, mekanisme rekrutmen dokter di sebuah Puskesmas hasil dari rekomendasi Dinkes.
Namun jika ada dokter yang bukan ASN tapi diperbantukan di Puskesmas, honornya tidak dibebankan pihak Puskesmas.
“Mungkin kalau ada dokter yang bukan PNS diperbantukan di Puskesmas. Tapi ya honornya tidak dibebankan pegawai Puskesmas,” tegasnya.
Sri Eni memastikan tindakan memotong hak pegawai di Puskesmas Tambelang merupakan tinfakan yang tidak dibenarkan.
“Kalau saya bilang itu tidak dibenarkan potong hak pegawai,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Puskesmas Tambelang, Norsan membantah adanya potongan honor pegawai.
Menurut dia, tidak ada pemotongan apapun di Puskesmas Tambelang.
“Tidak ada itu potongan apapun. Semua honor langsung ditransfer ke rekening pegawai yang bersangkutan,” kelitnya, Selasa (15/1/2019).
Terpisah, sumber di Puskesmas Tambelang mengungkapkan, memang semua pegawai menerima honor melalui transfer ke rekening masing-masing. Namun setelah honor itu diterima pegawai, pihak Puskesmas meminta uang senilai 17 persen dari honor yang ditransfer tadi.
“Alasanya sih untuk memberi honor untuk dua orang dokter baru,” ucap salah satu pegawai Puskesmas Tambelang saat dikonfirmasi tidak mau menyebut namanya.(jie)