Barang-barang Korban Lion Air Ditemukan, Pemkab Karawang Siapkan 15 Unit Ambulan

Bagikan:

KARAWANG – Terkait informasi jatuhnya pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Bupati Cellica Nurrachadiana segera memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengerahkan tenaga kesehatan di dekat lokasi jatuhnya pesawat.
Bupati Karawang Cellica juga mengatakan, sebanyak 15 unit ambulans sudah dikerahkan ke Tanjung Pakis.
“Kita belum dapat informasi yang jelas soal jatuhnya pesawat itu tapi kita antisipasi saja. Saya sudah minta dinas kesehatan menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulans keep dekat lokasi,” kata Cellica, Senin (29/10/2018).
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya bersama Komandan Kodim 0604 Karawang Letkol Inf Endang Sumardi saat ini sedang meluncur ke lokasi jatuhnya pesawat.
Korban pesawat Lion Air yang jatuh di laut utara Karawang masih belum ditemukan satupun jenazah.
Namun nantinya ketika jenazah sudah ditemukan maka direncanakan akan dievakuasi langsung ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.
“Direncanakan semua jenazah yang ditemukan tim SAR bakal dievakuasi ke RS Polri,” ucap Tim Evakuasi RS Mandaya Karawang.
Kemungkinan evakuasi ke Rumah Sakit di Karawang tidak dilakukan, namun belum diketahui pertimbangannya evakuasi langsung ke RS Polri.
Adapun menurut Adhi, beberapa RS Swasta di Karawang sudah mengirimkan mobil ambulance masing-masing untuk kelancaran evakuasi nantinya.
“Dari RS Mandaya 2 unit ambulance, RS Lira 2 unit, dan RS Rosela 2 unit,” ujarnya.
Masing-masing unit ambulance menurut Adi, dilengkapi 1 perawat sebagai team medis.
Dikabarkan sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 dengan rute penerbangan Jakarta – Pangkal Pinang hilang kontak beberapa saat setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.10.WIB Senin pagi tadi.
Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.