BerandaBerita BekasiKinerja PB Porprov Jabar 2026 Tuai Sorotan, Dinilai Minim Publikasi

Kinerja PB Porprov Jabar 2026 Tuai Sorotan, Dinilai Minim Publikasi

Logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke XV 2026

KOTA BEKASI – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke XV yang berlangsung di Kota Bekasi menjadi sorotan publik. Persiapan Panitia Besar (PB) Porprov dalam menggelar ajang olahraga terbesar di Jawa Barat dipertanyakan terkait minimnya publikasi.

Panitia pelaksana terlihat minin publikasi terkait data klasemen perolehan medali Pekan Porprov Jabar 2026. Pada situs resmi Porprov Jabar 2026, yakni https://porprovbekasikota2026.id, update perolehan medali setiap cabang olahraga yang dipertandingkan belum dipublish oleh Panpel.

Pantauan awak media, tampilan pada situs tersebut, yang diakses tanggal Jumat, 6 November 2026, klasemen perolehan medali Porprov Jabar 2026 masih kosong, belum ada hasil perolehan medali.

Klasemen perolehan medali Porprov Jabar terlihat masih kosong, padah sejumlah Cabor telah melakukan pertandingan dan memperoleh medali.

Padahal seperti diketahui, sejumlah cabang olahraga telah melakukan pertandingan sejak awal November lalu. Bahkan, informasi yang diperoleh awak media, Kontingen Kota Bekasi telah mendapatkan medali di sejumlah Cabor yang di pertandingan di Porprov Jabar.

“Untuk Akuatik baru dapat 1 emas 2 perak 1 perunggu,” kata salah satu pengurus Cabor kontingen Kota Bekasi, Jumat (6/11/2026).

Lemahnya sistem digitalisasi informasi oleh panitia besar (PB) Porprov menjadi kritikan dari masyarakat Kota Bekasi yang ingin mengetahui update pemberitaan pesta olahraga bergengsi di Jawa Barat tersebut.

Ripai, pemuda Kota Bekasi akrab disapa Gumay mempertanyakan minimnya publikasi gelaran Porprov Jabar oleh panitia pelaksana. Menurutnya, informasi dasar seperti venue tempat cabang olahraga bertanding dan klasemen peraih medali sangat sulit ditemukan oleh masyarakat.

“Warga mau datang nonton, mau dukung atlet Kota Bekasi, tapi bingung cabor apa main di mana dan jam berapa. Klasemen medali juga susah dicari. Selama ini kebanyakan cuma tahu dari mulut ke mulut,” ucap Ripai, dikutip, Jumat (6/11/2026).

Gumay menilai kondisi ini sangat disayangkan, mengingat animo masyarakat terhadap Porprov tahun ini terbilang sangat tinggi. Sebagai tuan rumah, kata dia, Kota Bekasi semestinya bisa memanfaatkan momentum tersebut agar warga ikut merasakan dan terlibat langsung dalam pesta olahraga terbesar di Jawa Barat ini.

“Antusiasme masyarakat itu luar biasa. Sayang kalau semangat warga tidak didukung dengan akses informasi yang jelas dan mudah dijangkau,” katanya.

Ketika perolehan medali tidak diperbarui secara cepat dan transparan, media massa akan kesulitan menyajikan berita yang akurat kepada masyarakat secara real-time.

Ironisnya lagi, di tengah minimnya informasi oleh Panpel Porprov, atlet Kota Bekasi justru mulai menorehkan prestasi. Kontingen Kota Bekasi berhasil membuka perolehan medali emas melalui dari cabor Muaythai dan Aquatik.

Sayangnya, prestasi tersebut dinilai tidak tersampaikan secara maksimal ke masyarakat karena tidak adanya update klasemen yang mudah diakses.(RON)

 Save as PDF
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular