
KOTA BEKASI – Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H Anton mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi mencari solusi terkait kompensasi sampah TPST Bantargebang. Pasalnya, sampai saat ini pembahasan kerjasama antara Kota Bekasi dan DKi Jakarta masih berjalan alot, kedua belah pihak belum menemui kata sepakat soal kompensasi bagi warga yang terdampak.
“Sampai sejauh ini masih alot. Dari DKI belum ada keputusan yang secara resmi. Tapi saya juga sebagai putra daerah di Bantargebang memastikan supaya hak-hak masyarakat Bantargebang dipenuhi,” kata Anton, digedung DPRD Kota Bekasi, Rabu, (07/10/2026).
Anton juga secara tegas menolak mekanisme uang kompensasi bila dihitung berdasarkan tonase sampah seperti sebelumnya. Pasalnya, dampak ekologi yang dirasakan masyarakat sudah telanjur besar dan masif, meliputi pencemaran air, tanah, hingga udara.
Meski ada isu pengurangan tonase sampah dari pihak DKI, ia menilai hal tersebut tidak boleh serta-merta mengurangi nilai kompensasi yang diterima warga.
“Ya oke, it’s okay kalau pengurangan tonase, tapi kan hari ini dampaknya itu sudah jelas. Air sudah rusak, tanah sudah rusak, udara sudah rusak,” tegasnya.
Terkait PKS yang akan berakhir pada 26 Oktober mendatang, politisi PDIP tersebut melayangkan peringatan tegas. Dirinya mengatakan, jika hingga tanggal tersebut belum ada kesepakatan atau kejelasan MoU, pihaknya siap mengambil tindakan tegas berupa penghentian akses keluar-masuk truk sampah ke lokasi TPST Bantargebang.
“Kalau tidak ada apa namanya, kejelasan daripada MoU ini, kami berhak untuk menutup akses keluar masuknya sampah yang ada di Kota Bekasi,” kata Anton.
Selain itu, Anton juga menyoroti persoalan krusial terkait dana kompensasi warga Bantargebang yang belum dicairkan selama empat bulan terakhir.
Menurutnya, belum cair kompensasi akan berimbas tertundanya anggaran bantuan sosial (Bansos) untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan sektor lainnya.
“Harusnya jangan nunggu ABT, dari awal sudah dicairkan, jangan nunggu akhir,” pungkasnya.(RON)

