
KOTA BEKASI – Anggota legislatif, sekaligus anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menggelar jaring aspirasi (reses) di RT 002 RW 006, Kelurahan Jatimekar. Sabtu (14/02/2026). Dalam reses tersebut, warga suarakan aspirasi terkait rambu Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Menurut warga, padatnya arus lalu lintas di perempatan Telkom menuju Jatiwarna dinilai membahayakan keselamatan pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Menanggapi aspirasi warga, Misbahudin menegaskan komitmennya untuk segera mendorong instansi teknis terkait agar melakukan kajian lalu lintas dan merealisasikan fasilitas tersebut.
“Keselamatan anak-anak kita adalah prioritas. Usulan ZoSS ini sangat penting dan akan kami perjuangkan agar bisa segera direalisasikan,” tegas Misbahudin di hadapan warga.
Menurut pria yang akrab disapa Bang Misbah ini, keberadaan ZoSS bukan sekadar marka jalan, melainkan instrumen vital untuk memberikan rasa aman bagi warga dan pelajar saat menyeberang di titik-titik rawan macet.
Selain isu infrastruktur keselamatan, Legislator Komisi IV ini juga menjawab kekhawatiran warga terkait simpang siur informasi layanan kesehatan. Ia menjamin bahwa pemegang Kartu BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai APBD Kota Bekasi tetap aktif dan dapat digunakan.
Misbahudin memastikan, berdasarkan koordinasi intensif dengan BPJS Kesehatan Cabang Bekasi, anggaran daerah masih sangat mumpuni untuk menanggung jaminan kesehatan masyarakat tidak mampu.
“Dipastikan tidak ada (penolakan pasien). Saya pribadi telah mengawal banyak warga ke RSUD maupun rumah sakit swasta lainnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Komisi IV akan terus memperketat fungsi pengawasan untuk memastikan hak dasar kesehatan warga Bekasi terpenuhi tanpa hambatan administrasi.
“Kami di Komisi IV akan terus melakukan penguatan fungsi pengawasan untuk masalah kesehatan ini,” pungkasnya.(ADV)
