
CIKARANG – Restauran dengan konsep nusantara hadir di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi dengan nama Omah Joglo Indonesia. Lokasinya yang strategis di pinggir tol Setu, di Jl. Raya Setu, Mekarwangi, baru saja buka pada Senin (14/7/2025).
Pembukaan ini merupakan cabang ke 5 tersebut langsung naik daun lantaran berada di titik pertemuan antara kawasan industri, perkantoran, dan pemukiman warga.
“Kami ingin menjangkau semua kalangan, mulai dari buruh pabrik hingga keluarga urban,” ujar Ery Subada, pengelola Omah Joglo Indonesia.
Restoran ini merupakan cabang kelima setelah sebelumnya sukses hadir di Kranggan, Rawa Lumbu, Gunung Putri, dan Cikeas. Setiap lokasi mengusung filosofi yang sama: menyajikan hidangan khas Nusantara dengan rasa istimewa dan harga merakyat.
Tak sekadar tempat makan, Omah Joglo menawarkan pengalaman bersantap yang menyeluruh. Tempat ini kerap menjadi pilihan untuk menggelar pesta pernikahan, acara lamaran, hingga pertemuan bisnis dan komunitas.
Dengan area seluas 3.000 meter persegi, pengunjung dimanjakan dengan suasana terbuka dan kenyamanan maksimal.
“Kami tidak memberlakukan minimum order. Pelanggan bebas menikmati tanpa tekanan biaya,” tambah Ery.
Dalam waktu dekat, cabang berikutnya akan dibuka di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD). Target jangka menengah Omah Joglo adalah membuka 25 cabang di seluruh wilayah Jabodetabek.
Semua cabang dirancang untuk menyatukan konsep kuliner, budaya, dan kebersamaan.
Dengan strategi harga rendah dan volume penjualan tinggi, Omah Joglo tidak mengejar margin besar.
“Yang kami cari adalah kebermanfaatan. Kami ingin memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Keberhasilan Omah Joglo menunjukkan bahwa restoran tradisional bisa naik kelas tanpa kehilangan akar budaya.
“Banyak pelanggan bilang, rasa kami seperti hotel bintang lima tapi harga kaki lima,” tutup Ery dengan senyum optimis.(**)
