Investasi Semester I Tembus Rp9,7 Triliun, Sektor Industri dan Perdagangan Masih Mendominasi

BEKASI SELATAN – Realisasi investasi Kota Bekasi mencapai Rp9,7 triliun di semester I tahun 2026. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi tengah merancang peta investasi guna mendorong pertumbuhan investasi, selain kemudahan dan kecepatan perizinan.

Target investasi Kota Bekasi tahun ini sebesar Rp12,2 triliun. Dari target yang ditetapkan, capaian investasi tahun ini disebut menunjukkan tren positif.

“Realisasi investasi di triwulan satu sebesar Rp5,4 triliun dan triwulan dua sebesar Rp4,2 triliun sekian, jadi totalnya Rp9,7 triliun. Kalau dipresentasikan itu 81 persen dari target yang ada,” kata kepala DPMPTSP Kota Bekasi, Priadi Santoso, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang ada, jumlah pelaku usaha dalam negeri lebih banyak dibandingkan luar negeri. Selisih Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menurutnya tidak jauh berbeda nilainya.

Sektor industri hingga perdagangan dan jasa menempati urutan teratas Investasi sampai dengan pertengahan tahun ini. Priadi berharap tren investasi ini akan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

“Peringkat satu masih di sektor industri, kedua itu sektor properti, lalu yang ketiga itu sektor telekomunikasi, dan ke empat perdagangan dan jasa,” ungkapnya.

Selain meningkatkan kemudahan dan kecepatan proses perizinan bagi setiap investasi yang akan masuk, pihaknya saat ini tengah menyusun peta investasi. Peta investasi tersebut akan membantu calon investor untuk melihat peluang usaha di semua wilayah kecamatan, data-data pendukung yang akan disajikan dalam peta tersebut juga diharapkan membuat investasi merata di setiap wilayah.

“Jadi ke depan itu para investor akan mudah melihat peluang-peluang usaha yang ada di Kota Bekasi, di setiap kecamatan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga tetap melakukan pengawasan dan edukasi kepada para pelaku usaha untuk melaporkan setiap penanaman investasi yang dilakukan di Kota Bekasi.(ADV)