
KOTA BEKASI – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, bersama rombongan Komisi II meninjau langsung lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kamis (2/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan menjelang dimulainya pembangunan proyek strategis nasional tersebut.
Sardi Effendi menuturkan, pengecekan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana progres pematangan lahan yang menjadi lokasi pembangunan PSEL.
“Hari ini saya bersama Komisi II DPRD Kota Bekasi ingin melihat langsung progres pematangan lahan untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang. Kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai dengan target,” ujarnya.
Ia menegaskan, proyek PSEL Bantargebang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan sampah modern sekaligus menghasilkan energi listrik bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh tahapan persiapan harus dilakukan secara maksimal agar proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu.
“Supaya proyek strategis nasional PSEL yang sudah dicanangkan ini berjalan lancar dan sesuai jadwal. Tadi disampaikan bahwa proses pematangan lahan ditargetkan selesai pada 6 Juli 2026,” katanya.
Dengan rampungnya pematangan lahan, Sardi optimistis proses groundbreaking dapat dilaksanakan sesuai rencana pada 8 atau 9 Juli 2026.
Ia juga berharap Presiden RI, Prabowo Subianto, dapat hadir secara langsung untuk meresmikan dimulainya pembangunan proyek tersebut.
“Mudah-mudahan Bapak Presiden berkenan hadir saat groundbreaking pada 8 atau 9 Juli 2026. Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang telah siap melaksanakan pembangunan PSEL, sehingga kami berharap momentum ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi,” tutupnya.(**)
