LASQI Kota Bekasi Dorong Seni Qasidah Masuk Program Ekstrakurikuler Sekolah

Pelantikan pengurus DPD LASQI Kota Bekasi, bertempat di Graha Hartika Wulansari, Sabtu (25/04/2026).

KOTA BEKASI – DPW Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (LASQI NJ) Jawa Barat resmi melantik H. Sholihin secara resmi sebagai ketua DPD LASQI NJ Kota Bekasi, bertempat di Graha Hartika, Sabtu (25/04/2026).

Usai dilantik, Sholihin mengungkapkan beberapa program untuk lebih mensyiarkan seni dan budaya Islam di Kota Bekasi. Salah satunya dengan mendorong agar seni Qasidah bisa masuk dalam program kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Kita ingin bagaimana nanti LASQI masuk ke sekolah-sekolah. Memberikan edukasi tentang seni budaya Islam melalui qasidah dan marawis, agar anak-anak sekolah bisa seni Qasidah. Saya yakin anak-anak kita itu punya talenta yang bagus. Ya, mungkin dari SMP, SMA, dan sederajatnya nanti,” kata pria akrab disapa Gus Shol.

Selain itu, LASQI Kota Bekasi akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempopulerkan kembali seni Qasidah ditengah masyarakat. Dukungan Pemerintah selaku pemangku kebijakan sangat penting demi mendukung seni dan budaya Islam.

“Saya pikir harus ada kolaborasi dengan pemerintah daerah. Maksudnya apa kolaborasi?, bagaimanapun LASQI ini bagian dari Kota Bekasi. Ketika ada momentum event-event acara seremonial, atau di tingkat RW, RT, kelurahan, camat, sampai kota, tolong LASQI dilibatkan untuk kolaborasi hal itu,” bebernya.

“Ya, insyaallah. Insyaallah nanti kami pengurus akan menghadap, untuk menyampaikan bahwa LASQI ini ada. Agar pemerintah memberikan pengakuan. Bagaimanapun juga LASQI akan memberikan kontribusi juga buat Kota Bekasi dari segi seni budaya,” pungkasnya.

Sementara, ketua Umum DPW LASQI Jawa Barat, Maman Imanulhaq mengapresiasi pelantantikan Sholihin sebagai Ketua DPD LASQI Kota Bekasi. Dia juga menitipkan beberapa hal kepada Gus Shol.

“Saya titipkan beberapa hal, Pertama, selalu mendakwahkan spirit keislaman, kedua selalu mengexplore nilai-nilai kearifan Islam,” ujarnya.

Pria akrab disapa kang Maman ini juga mendukung program LASQI Kota Bekasi yang mendorong seni Qasidah bisa masuk di dunia pendidikan di Kota Bekasi.

“Saya dukung program Qasidah masuk sekolah, kalau perlu nanti kita carikan solusi agar nanti disekolah bisa tersedia alat Qasidah di sekolah,” ujarnya.(RON)