
KOTA BEKASI – Massa yang mengatasnamakan Dewan Perlawanan Rakyat Bekasi (DPR-B) menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kota Bekasi, pada Senin (1/9/2025). Aksi tersebut menyoroti berbagai persoalan mulai dari korupsi, kesejahteraan dan pendidikan.
“Kita ingin pemerintahan di Kota Bekasi bebas dari para pelaku korupsi. Kita harap kemiskinan di kota Bekasi yang meningkat bisa dientaskan,” ucapnya Muhammad Ali dalam orasinya.
Pria akrab disapa Ncang Ali juga menyoroti masalah pengangguran yang ada di Kota Bekasi. Dirinya berharap agar Pemerintah Kota Bekasi membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
“Buka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya. Kurangnya lapangan kerja mempunyai Efek domino meningkatnya angka kriminalitas, dimana Pemkot dan DPRD harus sepakat membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Berikut delapan tuntutan rakyat DPR- B diantaranya.
1. Mencopot Kapolri dan Kapolres Kota Bekasi serta menghentikan kriminalisasi aktivis dan jurnalis.
2.Mengevaluasi kinerja kabinet Merah Putih.
3. Mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor.
4. Menghentikan penggusuran tanah rakyat dan memberikan solusi yang adil.
5. Mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis serta kesejahteraan hidup layak di Bekasi.
6. Mengusut tuntas kasus korupsi di Bekasi.
7. Menciptakan lingkungan ramah dan aman bagi perempuan serta anak.
8.Menghapus pajak yang dianggap menindas rakyat.(RON)
