
KOTA BEKASI – Warga mempertanyakan fasilitas Gedung baru gedung lima lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Jatisampurna. Pasalnya, meskipun pembangunannya telah selesai diakhir tahun 2024 atau sekitar 8 bulan lalu, tapi belum bisa digunakan untuk pelayan kesehatan.
Pantauan awak media dilokasi, Senin (25/8/2025), gedung baru lima lantai di RSUD Jatisampurna masih terlihat kosong. Selain itu, pada lantai kelima juga terlihat lantainya belum terpasang keramik, dan juga belum adanya fasilitas toilet di hampir di semua lantai gedung baru tersebut.
Meski di lantai satu sudah terdapat fasilitas alat kesehatan seperti tempat tidur pasien hingga alat oksigen, namun sayangnya ruangan yang di peruntukan bagi rawat inap dan IGD tersebut belum bisa di gunakan.
Informasinya, pihak RSUD Jatisampurna sampai saat ini belum adanya serah terima bangunan dari disperkimtan kota bekasi ke dinas kesehatan yang menaungi RSUD Jatisampurna. Dan untuk instalasi penunjang seperti IPAL di gedung baru itu pun belum disediakan oleh disperkimtan sebagai pemegang proyek bangunan itu.
Warga atau pasien rumah sakit saat di temui pada Senin, mengatakan, kehadiran RSUD jatisampurna ini di harapkan dapat membantu masyarakat sekitar yang akan mendapatkan pengobatan dari pelayanan kesehatan milik pemerintah kota bekasi itu.
“Saya dan mungkin warga lainnya berharap selain fasilitas pelayanan kesehatan seperti penambahan ruang rawat inap, saluran drainase hingga lahan parkir juga di perhatikan,” ungkap Mahadi.
Mahdi seorang pengunjung RSUD jatisampurna usai mengantar ibunya terapi syaraf, mengatakan berasal dari perumahan Kranggan Permai kelurahan jatisampurna.
“Ya rumah sakit ini sangat membantu untuk kontribusi masyarakat sekitar sini, dengan kedisiplinan karyawan dan peningkatan fasilitas, tadinya ibu saya di RS Permata Cibubur, karna kejauhan akhirnya nyari yang lebih dekat dan sampai lah di RSUD ini,” ucapnya.(RED)
