
BEKASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi menegaskan komitmennya dalam mendukung optimalisasi pelayanan air bersih dengan menyerahkan dua unit aset operasional beserta pegawai kepada Perumda Tirta Patriot. Penyerahan ini merupakan bagian dari proses pemisahan aset antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi, yang dilaksanakan di Pendopo Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan.
Penyerahan tersebut meliputi Cabang Rawalumbu dan Cabang Pembantu Setiamekar, yang secara administratif berada di wilayah Kota Bekasi. Serah terima dilakukan oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset dan Layanan.
“Pemkab Bekasi menjalankan kewajiban dengan menyerahkan dua titik aset, dan ini menjadi langkah awal dari proses yang lebih besar. Kami harap aset ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh Pemkot Bekasi demi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Ade Kunang.
Perumda Tirta Bhagasasi, sebagai operator air bersih milik Pemkab Bekasi, turut memastikan bahwa peralihan ini dilakukan dengan tertib dan profesional, termasuk alih status pegawai yang sebelumnya bertugas di dua cabang tersebut.
Dua perwakilan pegawai Tirta Bhagasasi secara simbolis menyerahkan diri menjadi bagian dari Perumda Tirta Patriot, yakni Fauzi Zain (Kepala Cabang Pembantu Setiamekar) dan Eko Robian (Kepala Instalasi Zona 4 Cabang Rawalumbu), yang berganti seragam sebagai tanda peralihan.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, menyampaikan bahwa proses ini adalah bagian dari restrukturisasi pelayanan dan pembagian kewenangan yang mengedepankan pelayanan masyarakat.
“Pemisahan ini tidak mengakhiri hubungan kerja sama antara dua perusahaan. Kami tetap membuka ruang kolaborasi, khususnya di wilayah perbatasan yang membutuhkan sinergi layanan,” jelas Reza.
Reza juga menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi tata kelola air minum, yang akan berdampak positif terhadap keandalan pasokan air bersih, baik di Kabupaten maupun Kota Bekasi.
Komitmen Terhadap Kepentingan Masyarakat
Bupati Ade Kunang menyampaikan bahwa dua aset lainnya akan diserahkan pada akhir tahun 2025 sebagai bagian dari kewajiban yang tertuang dalam kesepakatan antardaerah. Selain itu, ia juga mendorong agar penyelesaian kepemilikan aset di luar struktur Perumda yang berada lintas wilayah administratif diselesaikan secara kekeluargaan dan sesuai aturan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran proses ini serta memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambah Ade.
Sinergi Tetap Terjaga
Meskipun pemisahan aset dan administrasi dilakukan, Perumda Tirta Bhagasasi menyatakan kesiapan untuk tetap bekerja sama dengan Perumda Tirta Patriot dalam hal teknis maupun operasional di lapangan, terutama di wilayah perbatasan. Prinsip aglomerasi dan pelayanan publik tetap menjadi acuan utama.
“Pemisahan ini hanyalah secara administratif. Semangat sinergi harus tetap hidup. Kita tetap saling membutuhkan dalam upaya menyediakan air bersih yang berkualitas,” tutup Reza Lutfi.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten dan Kota Bekasi, termasuk Asda II Iwan Ridwan, Asda I Sri Enny Mainiarti, Sekda Kota Bekasi Junaedi, dan Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Fariyadi.
