
CIKARANG – Cecep Noor mertua dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi menyampaikan kekecewaannya secara terbuka dihadapan wartawan, Minggu (20/7/2025). Cecep yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kabupaten Bekasi ini dalam konferensi persnya itu tidak terima rumah tangga anaknya, RZ dan PR, dirusak AEZ. Dia menyebut tindakan tersebut tidak hanya menjadi aib keluarga, tetapi juga telah mencoreng nama baik institusi pemerintahan daerah.
“Tadinya saya tidak mau berbicara dengan awak media, karena ini aib, tapi oknum pejabat tersebutlah yang membuat saya harus bicara,” tegasnya di Hotel Sahid Lippo Cikarang, saat menggelar Konferensi Pers.
Dibeberkan Cecep, di Hotel Sahid oknum yang dimaksud yaitu Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi bersedia membuat surat pernyataan untuk mengakui, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Namun tidak ditepati, justru masih melakukan komunikasi dengan bahasa panggilan ‘sayang’ dengan menantunya PR.
“Tadinya cukup diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat pernyataan yang diketahui oleh keluarga dan istrinya. Rabu kemarin janjinya ditempat ini juga, namun tidak ditepati malah masih berkomunikasi dengan PR,” bebernya.
Sebagai orang tua dari RZ dan mertua dari PR, Cecep yang tidak bisa menerima perlakukan dan perbuatan AEZ. Dia akan mendorong kasus dugaan perselingkuhan ini keranah hukum dengan bukti-bukti yang ada.
“Apa karena merasa memiliki jabatan atau merasa memiliki banyak uang, sehingga berprilaku se-enaknya terhadap orang lain. Ini kezholiman kalau saya biarkan demi kemaslahatan ini harus saya ungkap,” tegasnya.
Cecep mengaku sudah membuat surat ke Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, untuk segera memberhentikan oknum pejabat yang bersangkutan agar tidak ada korban berikutnya. Ia berujar, ribuan kader PPP sudah memberikan simpatik atas kejadian ini.
“Saya hanya menghimbau kepada Bupati, ini agar segera mencopot karena pejabat oknum ini merasa dia mungkin kaya sehingga bisa berbuat seenaknya, kan-tau itu istri orang. Masih banyak putra-putra Bekasi yang lebih baik, yang tidak pernah mengganggu rumah tangga orang lain,” bebernya.
“Pihak pengacara lagi menyusun bukti-bukti dari A sampai Z juga pengakuan oknum yang bersangkutan adanya 2 kali pertemuan ditempat tertentu sampai ke salah satu Hotel di Yogyakarta, Jawa Tengah,” tambah Cecep.
Untuk sementara ini keluarga belum bisa membuka semuanya ke publik, yang jelas kata Cecep, lantaran memiliki bukti hingga memberanikan diri membongkar dugaan selingkuh AEZ dengan menantinya.
“Biarlah nanti pada proses hukum bukti itu akan dibuka. Pengacara sedang menyiapkan bukti mulai dari A sampai Z nanti anak saya RZ yang akan melaporkan ke Mabes Polri, karena tempat kejadiannya tidak di satu wilayah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, oknum berinsial AEZ merupakan Direktur Usaha di Perumda Tirta Bhagasasi, Sementara oknum PR menjabat anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2004-2029 yang sudah bersuami RZ.
