
KOTA BEKASI – Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin bersuara tentang program Pemerintah pusat terkait Koperasi Merah Putih.
Anim menilai visi misi pembentukan koperasi merah putih itu bagus, bagaimana untuk mensejahterakan masyarakat. Meskipun begitu, pengelolaan koperasi merah putih harus dikelola oleh orang-orang yang paham terkait koperasi.
“Yang penting dikelola dengan profesional dan baik. Koperasi itu pengurusnya harus orang-orang yang paham dan ditunjuk oleh Kelurahan. Kalau menempakan orang tidak tepat, tidak akan berjalan. Jangan sampai seperti koperasi Unit Desa (KUD) dahulu yang tidak bergerak,” kata Anim Imamuddin, Selasa (27/05/2025).
Selanjutnya, Anim juga menyoroti masalah permodalan koperasi merah putih. Menurutnya, Pemerintah harus memberikan dukungan permodalan, baik itu kesempatan usaha sembako, peternakan maupun lainnya.
“Semua itu kan butuh modal. Dengan bantuan permodalan itu dibutuhkan orang-orang yang paham koperasi dibidang keuangan,” ujar mantan Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi.
Kemudian, masalah manajemen, Anim berharap koperasi merah putih mempunyai manajemen yang profesional.
“Manejemen koperasi itu biasanya sederhana, dan didlam manajemen ini ada namanya perencanaan, pelaksanaan, hasil dan evaluasi. Manajemen koperasi merah putih ini harus bagus, kalau perlu diberikan pelatihan manajemen khusus bidang koperasi,” paparnya.
Seperti diketahui, Koperasi di Kota Bekasi hampir mencapai 900 koperasi yang berbadan hukum, sedangkan dari 900 koperasi yang aktif baru mencapai 400 koperasi. Koperasi aktif itu adalah koperasi yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). (ADV)
