Suksesor Rahmat Effendi di Golkar harus Kader yang Matang dalam Berpolitik

Bagikan:

Aldi F Arif bersama ketua Dewan Pakar DPP Golkar Agung Laksono

BEKASI SELATAN – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Bekasi baru dilangsungkan tahun depan. Namun, tensi politik di tubuh partai pohon beringin terlihat semakin meningkat.
Kader Golkar mulai berhitung dan mengkalkulasikan siapa nanti sosok yang bakal menggantikan Rahmat Effendi di tubuh Golkar Kota Bekasi. Salah satunya disuarakan oleh Aldi F Arif,kader Golkar Kota Bekasi.
Ia menyuarakan dengan lantang bahwa calon pengganti Rahmat Effendi, adalah sosok yang memang matang dalam dunia perpolitikan di Kota Bekasi. Pasalnya, kata dia, mengelola partai sebesar partai Golkar tidaklah mudah. Jadi suksesor Rahmat Effendi di Golkar harus kader Golkar yang mulai dunia politiknya dari level bawah, bukan politisi yang yang baru bermain di dunia per politikan di Kota Bekasi.
“Menjadi pemimpin partai sebesar Golkar itu tidak mudah, dia harus mengetahui sejarah partai Golkar dari bawah, berjuang dan membesarkan Golkar dari bawah, buka juga politisi dadakan,” tegas Aldi F Arif, Kamis (24/10/2019).
Kenapa Hal ini sampaikan, kata Aldi karena mengingat Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Bekasi yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang sudah didepan mata, ia juga menambahkan Musda adalah rutinitas kegiatan partai yang harus dilakukan.
“Untuk Musda Kota Bekasi kali ini sangat menentukan partai Golkar,mengingat kader Golkar terbaik kota bekasi tidak dapat mencalonkan kembali,”imbuhnya.
Kader kosgoro Kota Bekasi ini juga mengadang-gadang siapa yang berpeluang bertarung memperebutkan posisi Ketua DPD di Musda Golkar tahun depan. Menurut Aldi, ada tiga orang kemungkinan ikut kontestasi calon ketua Golkar Kota Bekasi, mereka adalah Heri Sukomartono anak dari Bupati Bekasi terdahulu, H. Edi anggota DPRD Kota Bekasi dua periode dan Siti aisyah anak dari alhamrhum Ahmad Zurfaih, mantan Wali Kota Bekasi.
“Jadi jangan berharap kader yang ujug-ujug tampil bisa ambil hati pemilik suara di Musda yang akan datang,” ujarnya.
Aldi menyatakan saat ini Partai Golkar sudah mengakar, terbukti kader terbaik partai golkar menduduki kursi walikota.
“Hanya, nanti ke depan, ketua DPD Golkar harus memberi banyak peluang dan pembaharuan kepada kader sehingga bisa memberikan support dan energi baru bagi para kader partai Golkar,” pungkasnya.(RON)