
MUSTIKAJAYA – Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengajak warga Kota Bekasi untuk bijak dalam mengelola sampah rumahan. Hal tersebut dikatakan Tri saat membuka Diskusi Kota Bekasi Bersih di Pasar Alam, Perumahan Vida, Kecamatan Mustikajaya (13/4).
“Saya ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sampah, dimulai 1 dari diri sendiri dan lingkungan, salah satunya dengan memisahkan antara sampah basah dan sampah kering serta mendaur ulang sampah sebagai barang yang bermanfaat,” tutur pria yang akrab disapa Mas Tri
Ia mengatakan, tumpukan sampah akan menimbulkan bau yang tak sedap dan pemandangan yang kumuh. jika masyarakat gagal dalam mengelola sampah, kehidupan akan terganggu. Selain memenuhi darat, sampah juga banyak ditemukan di laut.
“Memilah sampah juga bagian dari ibadah karna meringankan beban petugas kebersihan, sehingga saat di angkut ke truk sampah petugas tidak lagi memilah mana sampah organik dan anorganik. Saling membantu itu harus jadi budaya,” ucapnya.
Sambung Tri, kalau tidak ada yang peduli, Indonesia bisa jadi tempat sampah terpanjang di dunia, karna hobi buang sampah dimanapun
Oleh karena itu, Ia berharap pengelolaan sampah di Kota Bekasi bukan semata menjadi pekerjaan institusi yang membidangi.
“Masyarakat juga memiliki kewajiban yang sama dalam mengelola sampah sehingga impian untuk menjadi Kota yang bersih bisa terwujud,” pungkasnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bekasi Community Connection juga dihadiri oleh komunitas-komunitas di Kota Bekasi, Aparatur Pemerintah Kota Bekasi dan para praktisi pemerhati lingkungan.(RON)
