Harga Telor dan Daging Ayam Naik di Kota Tangerang

Bagikan:

ilustrasi

TANGERANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru harga sembako di Kota Tangerang dipastikan tidak akan mengalami kenaikan, bahkan seluruh kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat setiap harinya akan tetap stabil hingga Januari 2019.
Hal tersebut dikarenakan stok bahan sembako di Kota Tangerang masih tercukupi dan tidak akan mengalami kekurangan. Seperti sayuran dan juga kebutuhan masyarkat lainya tidak akan melonjak naik seperti daerah lain.
Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koprasi (Disperindakop) terus melakukan pemantauan harga sembako menjelang Natal dan tahun Baru 2019.
Menurut Kasi Bina Pasar dan Distribusi Y. Teguh, pihaknya memastikan menjelang Natal dan Tahun baru harga sembako di Kota Tangerang akan tetap setabil dan tidak akan ada kenaikan.
Semua bahan pokok masih dalam kondisi aman stoknya, jadi jika derah lain mengalami kenaikan, Kota Tangerang sampai Januari 2019 tidak akan mengalami kenaikan.
“Kami pastikan tidak akan ada kenaikan, bahkan kami sudah melakukan pengecekan semua bahan pokok yang ada di Pasar tradisonal stoknya aman jadi tidak akan ada kenaikan harga pada saat Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Teguh menambahkan, seperti daging sapi, bawang merah, bawang putih, beras dan lainya masih dengan harga normal. Itu bisa dicek langsung di aplikasi Tangerang Live dimana semua bahan pokok bisa dilihat harganya, selain itu juga jika ada kenaikan maka akan ada pengumuman terlebih dahulu agar masyarakat tidak kaget dan melakukan persiapan.
“Bahan pokok naik itu lantaran stok yang ada sudah habis itu pasti akan mengalami kenaikan. Selain itu juga bisa jadi masalah cuaca yang tidak stabil itu juga bisa menjadi penyebab kenaikan harga bahan pokok. Tetapi kami sudah mengantisipasi itu semua dengan menyiapkan stok bahan pokok untuk kebutuhan masyarakat Kota Tangerang,”paparnya.
Lanjut Teguh menjelaskan, bahwa ada dua item yang harganya naik yakni telur dan daging ayam yang naik tetapi hanya naik sedikit dan tidak terlalu banyak.
Tidak hanya di Kota Tangerang saja, di Kota lain juga telur dan daging ayam mengalami kenaikan lantaran memang permasalahan stok yang sering kosong makanya telur dan daging ayam harganya tidak stabil.
“Saat ini yang mengalami kenaikan hanya telur dan daging ayam saja, untuk telur dari harga Rp21.000 naik menjadi Rp26.000 sedangkan daging ayam dari harga Rp36.000 naik menjadi Rp40.000 tetapi itu tidak akan menjadi pengaruh kenaikan harga sembako lainya. Yang jelas, kebutuhan masyarakat Kota Tangerang sampai akhir tahun dan awal tahun tidak akan mengalami kenaikan,”pungkasnya.