Mendagri Usul Posisi Wakil Kada Lebih Dari Satu

Bagikan:

dana-saksi-masih-polemik-mendagri-ogah-terbitkan-rekomendasi-1JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, mengakui pemerintah tetap cenderung mengusulkan pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak dilakukan satu paket dengan wakil kepala daerah. Posisi wakil kepala daerah, kata Gamawan, diwacanakan dipilih oleh DPRD atas usulan kepala daerah terpilih.
Kita (Kemendagri,red) cenderung tidak paket. Ini untuk mengantisipasi kondisi yang ada. Misalnya DKI Jakarta, apakah mau satu atau dua wakil. Kalau paket, itu kan terkunci satu saja, kata Gamawan di Gedung Kemendagri, Jakarta, Rabu (27/8).
Usulan pilkada tidak satu paket, kata Menurut Gamawan, untuk mengakomodir kebutuhan wakil gubernur dimungkinkan lebih dari satu orang, mengingat adanya daerah-daerah yang berpenduduk hingga puluhan juta. Sementara sebagian lainnya, tidak sampai satu juta jiwa.
Misalnya, Jawa Barat butuh tiga wakil gubernur, itu dimungkinkan. Sistem ini fleksibel. Bagi daerah yang tidak perlu wakil karena penduduknya hanya 12 ribu atau 16 ribu, katanya. Meski begitu, kata Gamawan, pemerintah tetap terbuka jika pada akhirnya usulan pemerintah tidak diterimaDPR. Hingga saat ini, Komisi II berpendapat agar RUU Pilkada mengatur calon kada diajukan satu paket. (CJ)