Wow… PSK Muda asal Dolly 'Operasi' di Bekasi

Bagikan:

Ilustrasi
Ilustrasi

CIKARANG – Penutupan prostitusi di Dolly, Surabaya, Jawa Timur, rupanya berdampak di Kabupaten Bekasi. Ketua Program Komisi Pemberantasan AIDS Daerah (KPAD) Ade Bawono, membenarkan kedatangan PSK-PSK baru di Kabupaten Bekasi sejak Dolly ditutup. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kelompok kerja (Pokja) yang ada di titik-titik tempat prostitusi untuk mendata PSK pendadang baru yang ada di Kabupaten Bekasi.
“PSK pendatang baru juga berdampak dengan meningkatnya AIDS, karena kami perlu mendata kembali agar nantinya mereka tidak membawa penyakit ke Bekasi,” tegasnya. Ade juga membeberkan, Kabupaten Bekasi merupakan daerah incaran para PSK selain Jakarta, sebab banyak tempat-tempat hiburan yang menjamur. “Di sini banyak industri banyak pekerja karenanya tak jarang hiburan malam tumbuh seperti jamur di musim hujan,” jelasnya.
Dari penelusuran beritabekasi.co.id, seorang wanita yang biasa disebut mami mengakui adanya PSK asal Dolly. Bahkan dia menyebutkan PSK ini masih muda. “Kemarin ada dua orang asal Dolly, mereka masih muda, kemari dibawa temannya yang juga asal daerah yang sama,” terang mami melati (bukan nama sebenarnya).
Mami melati ini juga sedikit membuka informasi, bahwa hampir setiap harinya ada PSK baru yang datang di cafe miliknya. Usianya-pun masih 17 tahun sampai 21 tahun, yang baru datang dari Dolly, Surabaya. “Udah ada 6 cewek wajah baru, ini mereka mengaku sudah terlanjur menjadi PSK, malahan salahsatu dari mereka baru lulus SMP dan seminggu di Dolly kemudian ke Bekasi,” bebernya.