Tawuran Pelajar di Bekasi Libatkan Dua Sekolah

Bagikan:

Tuuran pelajar pasca pengumuman kelulusan di Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Selasa, 20/05/2014.
Tauran pelajar pasca pengumuman kelulusan di Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Selasa, 20/05/2014.

BEKASI – Paska kelulusan diumumkan dua sekolah bebuyutan SMA Dua Bina Bangsa Sukatani dan SMK Teknologi Asyifa Patriot terlibat tawuran di Jalan Pulo Glatik Cabang Bungin. Dalam peristiwa tersebut, Polsek Cabang Bungin menyita barang bukti dua gir motor, satu gergaji berukuran satu meter dan empat sepeda motor.
Kapolsek Cabang Bungin AKP Slamet Triyono mengatakan, kejadian tawuran tersebut sekitar jam 14.00 WIB, setelah para pelajar dari dua kubu pulang seusai merayakan pengumuman kelulusan mereka. Namun SMA Dua Bina Bangsa, Sukatani, melakukan konvoi menuju arah jalan raya Cabang Bungin hingga akhirnya di Kampung Puloglatik kedua rombongan pelajar itu bertemu dan saling serang.
“Keduanya bertemu di jalan puloglatik Cabang bungin dan saling serang dengan mengunakan batu juga senjata tajam,” terang AKP Slamet Triyono.
Menurutnya, selama ini kepolisian sudah menghimbau keseluruh sekolah agar tidak merayakan kelulusannya dengan corat-coret baju atau melakukan konvoi sebab selain mengganggu masyarakat juga akan menimbulkan kerawanan tawuran sesama pelajar. Apalagi kedua sekolah ini merupakan musuh bebuyutan.
“Tadi pagi kami sudah mengimbau kesekolah-sekolah agar tidak tauran atau corat-coret baju tapi pelajar ini memang membandel” tegasnya dengan mengerutkan dahinya.
Dijelaskannya, para pelajar yang diamankan akan di identifikasi terlebih dahulu yang nantinya dilakukan pembinan oleh kepolisan setelahnya dikembalikan kepada orang tuanya. “Kita bina dan kembalikan kepada orang tuanya,” cetusnya.