Manuver Liar Jelang Musda, Iranto Johan Sebut GEMA Kosgoro Tidak Mewakili Kosgoro

Ketua Harian PDK Kosgoro 1957 Kota Bekasi, Irianto Johan (tengah) . Foto: Doc.Pribadi

KOTA BEKASI – Ketua Harian PDK Kosgoro 1957 Kota Bekasi, Irianto Johan, Rabu (16/9/2026), mengeluarkan sikap menanggapi pernyataan mengaitkan Musda DPD Partai Golkar dengan pihak yang mengatasnamakan Kosgoro.

Baginya, langkah tersebut bukan sekadar kekeliruan, tetapi manuver liar yang mencoba menempelkan diri pada proses politik Golkar dengan memakai nama Kosgoro secara serampangan.

Irianto menegaskan bahwa Kosgoro Kota Bekasi punya garis organisasi yang sah, punya struktur yang jelas, dan punya badan otonom resmi yang tidak bisa dipalsukan oleh pihak mana pun.

Kosgoro hanya mengakui tiga Banom: Barisan Muda Kosgoro, HIMA Kosgoro, dan Gerakan Perempuan Kosgoro. Di luar itu, ia menyebutnya sebagai kelompok tanpa identitas organisatoris, yang mencoba menunggang isu Musda Golkar demi kepentingan yang tidak jelas. Artinya, kata dia, Pihak yang mengatasnamakan GEMA Kosgoro tidak Mewakili Kosgoro, karena bukan bagian dari Kosgoro 1957.

Ia menilai penggunaan nama Kosgoro oleh pihak yang tidak memiliki legitimasi sebagai tindakan yang mengacaukan informasi, menciptakan opini palsu, dan berpotensi mengganggu proses Musda Golkar dengan narasi yang dibuat-buat.

“Yang mengatasnamakan Kosgoro di luar struktur resmi bukan bagian dari keluarga besar Kosgoro, otomatis bukan bagian dari Partai Golkar. Jadi tidak punya hak bicara soal Musda,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal keras bahwa Kosgoro tidak akan membiarkan nama organisasinya dipakai untuk kepentingan politik yang tidak sah.

Sikap tegas ini sekaligus menutup ruang bagi pihak-pihak yang mencoba menumpang isu Musda Golkar dengan membawa nama Kosgoro tanpa dasar.(RED)