
CIKARANG – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi merilis kinerja kurun waktu Januari – Agustus 2026 yang dikemas dalam kegiatan Coffe Morning dengan puluhan wartawan.
Dalam paparan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru, mengatakan capaian kinerja para kepala seksi diantaranya, Bidang Datun 95,87 persen, Bidang Pidsus 93 persen, Bidang Pidum 69,97 persen, Bidang Pembinaan 60,94 persen, Bidang Intelijen 51,55 persen, Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti 27,29 persen.
“Banyak yang sudah dilakukan Bidang Datun, misalnya pernikahan sejenis, satu oerwalian yang kita batalkan. Walinya dicabut kita ajukan ke pengadilan itu berhasil. Itu kemenangan bidang perdata dalam penegakan hukum. Terus bidang litigasi seperti pendampingan BPJS Kesehatan yang dibawa sepeti penagihan,” katanya Semeru.
Kasi Datun, Yashinta Irinne Marianna menjelaskan, penyerapan anggaran yang 95 persen yaitu berbasis kinerja. Misalnya bantuan hukum pada BPJS ada 2 yaitu bersidang sebagai penerima kuasa khusus (SKK) BPJS Ketenagakerjaan sebagai penggugat dan prosesnya masih berjalan. Terdapat 146 SKK.
“Pendampingan hukum ada 9, pelayanan hukum ada 10 melayani problem terkait masalah hukum bidang perdata maupun tata usaha negara yang disampaikan oleh masyarakat. Kemudian, yang tadi dijelaskan bapak Kajari, penegakan hukum kami ada 1 dimana kami mencabut hak dari seorang ayah terhadap seorang anaknya karena ayahnya melakukan pencabulan terhadap anaknya,” jelasnya.(**)
