CIKARANG – Akhmad Marjuki kembali memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi masa bakti 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI, Senin (24/8/2026).
Pria murah senyum ini terpilih aklamasi dengan dukungan 22 pengurus kecamatan (PK).
Terpilihnya Marjuki menjadi penanda berlanjutnya program periode keduanya. Usai ditetapkan sebagai ketua, mantan Plt Bupati Bekasi ini menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian Musda.
Menurutnya, berakhirnya Musda bukan menjadi akhir dari proses organisasi, melainkan awal untuk menjalankan berbagai agenda dan rekomendasi yang telah dihasilkan.
“Tahapan demi tahapan proses Musda berjalan dengan lancar. Tentu dalam waktu dekat kita akan membuat struktur pengurus, lalu mengadakan raker. Kira-kira apa yang menjadi rekomendasinya akan kita laksanakan,” ujar Marjuki yang saat ini menjabat anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Ade Syukron, menjelaskan, salah satu agenda penting adalah penyampaian dan penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya.
“Pertama kita menerima laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2025. Tahapan selanjutnya, para pemilik suara memberikan dukungan secara bulat kepada Pak Akhmad Marzuki untuk kembali melanjutkan memimpin Partai Golkar Kabupaten Bekasi masa bakti 2025–2030,” kata Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron.
Sementara itu, Ketua OC, Muhtada Sobirin mengungkapkan, sehari sebelumnya pada Minggu 23/8/2026 dibuka pendaftaran bakal calon ketua, hingga pukul 15.00 WIB hanya satu orang yang mendaftar.
“Begitu kami tutup pendaftaran pukul 15.00 WIB, hanya ada satu orang yaitu, Pak Haji Akhmad Marjuki. Prosesnya sudah kami laksanakan tinggal pelaksanaan Musda saja yang digelar hari ini,” jelasnya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam rangkaian Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, diantaranya Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor M.Rusli Prihatevy, anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, serta politisi senior Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin.
