
KOTA BEKASI – Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi periode 2026-2031 akhirnya ditetapkan oleh Wali Kota Bekasi. Penetapan kelima figur pimpinan ini tertuang secara sah dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor: 400.8.1/Kep.255-Kesra/V/2026.
Komposisi pimpinan yang baru memadukan tokoh masyarakat Islam dan tenaga profesional, yakni: Drs. Sudarsono, M.Si. (Tokoh Masyarakat Islam), Moch. Nurcholiq, S.Pd.I. (Tokoh Masyarakat Islam), Umri Yasa, S.E., M.M. (Tokoh Masyarakat Islam), Mulyadi (Tokoh Masyarakat Islam), Ahmad Tasori (Tenaga Profesional).
Sekretaris PC GP Ansor Kota Bekasi, M. Dzul Azmi, menyampaikan apresiasi sekaligus menitipkan harapan besar. Ia menekankan bahwa kelima pimpinan yang baru harus mampu menjalankan roda organisasi sesuai dengan koridor hukum dan perundang-undangan.
“Kami mengucapkan selamat mengemban amanah kepada para pimpinan BAZNAS Kota Bekasi periode 2026-2031. Kami berharap periode ini menjadi momentum kebangkitan zakat di Kota Bekasi dengan manajemen yang lebih rapi dan inovatif dibanding sebelumnya,” tegas M. Dzul Azmi dalam keterangannya, Selasa (12/05/26).
Lebih lanjut, Azmi menegaskan bahwa GP Ansor akan mengambil peran strategis ganda. Selain menjadi mitra kolaborasi, pihaknya juga memposisikan diri sebagai pengawas independen dari unsur masyarakat sipil. Hal ini dinilai krusial untuk mendongkrak tingkat kepercayaan pembayar zakat (muzakki).
“Kami akan terus mengawal dan mengawasi kinerja BAZNAS secara ketat guna memastikan tidak ada penyalahgunaan pengelolaan dana umat,” ucapnya memperingatkan.
Kendati demikian, GP Ansor memastikan tidak akan sekadar menjadi kritikus. Organisasi kepemudaan ini berjanji akan bersinergi penuh jika program yang dijalankan terbukti berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Namun di sisi lain, kami berkomitmen untuk mendukung penuh segala inovasi dan kebijakan positif yang membawa manfaat bagi kemaslahatan masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.(**)
