Gilang Esa Mohammad Dorong Perbaikan Drainase dan Pematusan Untuk Atasi Banjir

Anggota Legislatif, sekaligus anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohammad melaksanakan kegiatan Reses I dengan menyerap aspirasi masyarakat bertempat di wilayah RW 16/RT 02 Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis (12/02/2026).

KOTA BEKASI — Anggota Legislatif, sekaligus anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohammad melaksanakan kegiatan Reses I dengan menyerap aspirasi masyarakat bertempat di wilayah RW 16/RT 02 Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kamis (12/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan infrastruktur lingkungan, khususnya perbaikan jalan dan saluran air.

Gilang Esa Mohammad, menegaskan bahwa prioritas utama yang terus ia dorong adalah pembangunan drainase, perbaikan gorong-gorong, serta pematusan saluran air untuk mencegah banjir. Namun khusus di RW 16, ia mengungkapkan bahwa wilayah tersebut selama ini belum pernah tersentuh pembangunan jalan.

“Di sini memang belum pernah tersentuh pembangunan. Karena itu saya mengalokasikan pengaspalan jalan agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaat pembangunan,” ujar Gilang kepada awak media.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah titik lain di wilayah dapilnya telah lebih dulu direalisasikan pembangunan drainase, seperti di RW 12 dan RW 22, termasuk penanganan saluran air di wilayah perbatasan Kranji yang sebelumnya rawan genangan.

Selain infrastruktur jalan dan drainase, warga juga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas peringatan dan speed bump di akses keluar-masuk kawasan. Usulan tersebut dinilai penting karena lokasi wilayah berada di jalur perbatasan dengan DKI Jakarta yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi.

Selain itu, Gilang juga tengah mengawal program penanganan banjir di beberapa RW lain yang sering terdampak saat musim hujan. Ia berharap melalui sinergi program pemerintah kota dan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui pokok pikiran dewan, persoalan banjir dapat diminimalkan pada musim hujan mendatang.

“Harapannya, tahun depan hujan datang tetapi warga tidak lagi mengalami banjir,” tutupnya.(ADV)