Warga Tarumajaya Minta Pelebaran Jalan Dipercepat

TARUMAJAYA – Jalan Pomahan – Kampung bogor, Kecamatan Tarumajaya kondisinya sudah bertahun tahun sudah tidak laik lagi, hal itu lantaran sering banjir dan badan jalan yang pas-pasan serta drainase yang amburadul. Kondisi jalan yang tidak laik tersebut dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan.

Selama ini untuk pengajuan pelebaran jalan utama pomahan- Penggarutan menuju Kantor Kecamatan Tarumajaya, Itu hanya isapan jempol.

Konon kabarnya, pengajuan perbaikan sering menemui kendala, lantaran banyak tanah milik warga, seperti halnya jalur Setia Asih -Setia Mulya, Nah untuk mengambil solusinya, cobalah jalur irigasi diaktifkan (Jalan Tanggul/Jalan KH.Musa) agar jalur dari Kota bekasi dapat terintegrasi ke Wilayah kecamatan Tarumajaya. hal tersebut dikatakan Iyan Sopiyan Warga desa Setia Mulya Kecamatan Tarumajaya , Rabu (27/01/2021).

Baca Juga :   Fokus Penanganan Banjir di Pebayuran, Tomas Sebut Banjir Kedungwaringin Luput dari Perhatian

“Untuk pelebaran jalan penghubung kota Bekasi dan kecamatan Tarumajaya, sudah sepatutnya memanfaatkan jalur irigasi (Jalan Tanggul/KH Musa) yang ada di Wilayah Desa Setia Asih tembus langsung ke Segara jaya,” ujar Iyan yang juga Tim Investigasi Lembaga Aliansi Indonesia.

Secara umum dikatakan Iyan, Soal Pelebaran Jalan utama Jalur Setia Asih -setia Mulya, Sudah sering di suarakan oleh sejumlah warga di Kecamatan Tarumajaya.

“Usulan ini sejak Jaman Bupati Saaduddin, sampai Bupati saat Ini (Bp Eka Supria Atmaja) sudah diajukan, Agar dibuat Pelebaran Jalan dan Perbaikan drainase serta sodetan, Tapi apalah daya, Kurangnya dorongan dan dukungan dari pemangku Kebijakan dan Anggota dewan yang ada di Dapil IV,” tambahnya.

Baca Juga :   Tanggul Jebol Picu Banjir Beberapa Desa di Wilayah Kabupaten Bekasi

Terakhir dikatakan Iyan, Sudah saatnya Kabupaten bekasi dua kali lebih baik, untuk mengambil sikap, terkait sejumlah keluhan warga soal pelebaran jalan, drainase, Sodetan dll, Ini bukan persoalan Satu Desa, Tapi warga Satu Kecamatan harus melek.

“Yah, Kami sebagai warga, lagi-lagi hanya sebagai usul dan saran, Pelaksanaannya tentunya oleh pemerintah baik daerah maupun provinsi atau dapat memanfaatkan dana corporate sosial responsibility (CSR) dari para pengembang dan perusahaan yang ada di wilayah Tarumajaya,” pungkas Iyan Sopiyan.

Sementara itu, Muksin Ketua BPD desa Setia Asih, Saat diminta tanggapannya terkait keinginan warga soal pelebaran jalan Jalan pamahan-Kampung bogor, hanya bisa tersenyum tipis.

“Yah, Semoga saja Keinginan Warga Tarumajaya dapat terealisasi, semua kita serahka kepada pemangku kebijakan.Terlebih nantinya soal pelebaran jalan dan lainnya dapat diusulkan pada saat acara Musrenbang Tingkat Kecamatan Tarumajaya,” ujarnya.

Baca Juga :   Perbaikan DAS Jadi Prioritas Pemkab Bekasi Tanggulangi Banjir

Dalam hal berdirinya bangunan liar yang ada di sepanjang jalur Irigasi
setia Asih, dirinya hanya ingin usul
bila nanti ada pelebaran jalan
Irigasi, pembangunan drainase
dan sodetan tidak berdebat kusir dengan warga. Menurutnya harus sejak dini harus sudah dicanangkan, agar nantinya pembangunan pelebaran jalan dapat berjalan lancar.

“Sikap tegas soal bangunan
liar yang ada di sepanjang bantaran kali di setia Asih, agar tidak menjadi Pekat (Penyakit masyarakat) semakin lama, semakin banyak bangunan liar,” kata Muksin, usai mengikuti Rapat minggon Kecamatan Tarumajaya perdana, bersama Camat Dede Mauludin.(*)