Wali Kota Tegaskan Peran 4 pilar wilayah aktif Layani Warga 24 jam

BEKASI SELATAN – Rapat Koordinasi 4 Pilar Wilayah se Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga pada hari ini dihadiri oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol A. Suprijadi, Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Arm Iwan Apriyanto serta dihadiri oleh Kasubdit Bintipos Korbinmas POLRI, Kombes Pol Asep Irfan Rosadi.

Dalam pesan Wali Kota Bekasi saat amanat menegaskan peran 4 Pilar wilayah dari Lurah, Puskesmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa secara menyeluruh bergerak dalam koordinasi PPKM Mikro Darurat ini untuk mengecek dan mengantisipasi laporan dari warganya yang sedang terindikasi maupun terpapar Covid 19, bergerak dan cepat tanggap dalam situasi mendesak yang mengakibatkan naiknya kasus aktif di wilayah zona merah.

“Atas izin Kapolres dan Dandim, 4 pilar wilayah aktif 24 jam pelayanan warga di masing-masing kelurahan, dan menyiapkan di posko PPKM dalam hal tanggap cepat dan siaga” tegas Wali Kota.

Baca Juga :   Wali Kota Bekasi Distribusikan Obat dan Sembako Langsung ke Warga yang Isoman

Wali Kota mengatakan kerja dan sinergitas dari 4 pilar Kota Bekasi yang tentunya kerjasama dari wilayah sudah semaksimal mungkin dalam upaya pencegahan Covid 19, mulai dari PSBB hingga PPKM Mikro Darurat saat ini, akan direncanakan bahwa pelayanan aktif 24 jam bagi Kelurahan, Puskesmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa wilayah masing masing sehingga warga tidak kesusahan lagi mencari solusi dengan adanya posko PPKM 24 jam.

Hal serupa disebutkan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota atas ucapan terima kasih kerjasamanya yang telah dalam penanganan upaya pencegahan ini pada pandemi ini terutama pada masa PPKM darurat atas atensi dari Pusat, kembali dipertegas melalui sosialisasi penegakkan protokol kesehatan dan aksi cepat tanggap di posko PPKM tiap Kelurahan.

Kapolres menambahkan peran aktif tambahan dari mitra Polri yakni Pokdarkamtibmas dan Senkom akan diberdayakan membantu peran sinergitas dari Forkopimda dalam hal pencegahan bagi warga masa pandemi ini, terdapat 2 hal yang harus melakukan pembatasan mobilitas masyarakat secara keras dan program vaksinasi. Kapolres juga mengingatkan kepada mitra polri yang telah ikut berkontribusi tenaga dalam hal membantu terjun ke wilayah masyarakat serta mengingatkan kepada warga yang telah menjalani masa isolasi mandiri dirumah agar tidak keluar rumah.

Baca Juga :   DPRD Bekasi Dukung Upaya PJ Bupati Recofusing TPP ASN

Selanjutnya, arahan dari Kasubdit Bintipos Korbinmas Polri, mengenai pelaksanaan PPKM darurat di Kota Bekasi akan dijadikan percontohan sejak Kapolri dan Panglima TNI hadir meninjau ke Kelurahan Jaticempaka Kecamatan Pondokgede yang memantau berjalannya posko PPKM serta keaktifan melalui program serbuan vaksinasi yang telah digelar secara bertahap hingga tahap 5 pada hari Kamis mendatang menyebarkan 140.000 vaksin yang terbagi di semua Kelurahan se Kota Bekasi. Kegiatan ini akan disebarluaskan bahwa Kota Bekasi menjadi Prototype untuk Kota dan Kabupaten agar Kota Bekasi menjadikan percontohan agar mengadopsi program program mengenai pencegahan penanganan Covid 19.

Baca Juga :   Rp 800 Miliar dari TPP ASN Pemkab Bekasi Bakal di Refocusing

Selain itu, kita akan memulai tagline baru yang sebelumnya mewajibkan gratis untuk vaksin akan berubah menjadi pelayanan kesehatan gratis untuk warga dan juga warga yang disampaikan untuk tidak keluar rumah akan berubah tagline menjadi jika ingin keluar rumah harap memakai masker ganda. dengan upaya itu penekanannya akan berubah padahal penyampaian pesannya sama saja. Di tambahkan kepada Humas dan media agar memberitakan dengan secara lugas dan aktual, jika foto harap semua petugas yang telah melayani warga bisa sampai ke media sosial yang baik.

Wali Kota Bekasi kembali menegaskan bahwa pada masa pandemi ini 4 pilar wilayah bergerak aktif kepada warga dalam upaya pencegahan penanganan Covid 19 di Kota Bekasi, dan untuk posko PPKM di wilayah akan dibuka selama 24 jam yang akan melayani masyarakat selama 24 jam penuh.(*)