Triwulan Pertama 2021, Penerimaan PAD Kecamatan Jatisampurna Capai Target

UPTB Pendapatan Jatisampurna bersama DBMSD dan Satpol PP bongkar papan reklame yang habis masa izin.

JATISAMPURNA – UPT Badan Pendapatan Daerah Kecamatan Jatisampurna mencatat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak dan retribusi pada Triwulan pertama tahun 2021 menembus angka Rp10,12 Miliar, tercapai sesuai target sebesar 15 persen.

Kepala UPT Badan Pendapatan Daerah Kecamatan Jatisampurna, Agustinus Prakoso mengatakan PAD pada Triwulan 1 yakni Januari,Februari dan Maret secara umum tercapai sesuai target yang ditetapkan Pemerintah Kota Bekasi.

Pajak Hotel ditarget Rp5,5 miliar tahun 2021, sudah tercapai Rp1.1 miliar atau 20,13 persen. Pajak restoran sudah tercapai Rp 6,2 miliar atau 16,07 persen, dari target Rp38,7 miliar.

Baca Juga :   Tren Menurun, Wali Kota Bekasi Paparkan Update Kasus Covid 19 Di Kota Bekasi

Selanjutnya pajak reklame tercapai diangka Rp1.1 miliar atau 23,46 persen, dari target Rp4,7 miliar. Pajak air tanah juga tercapai targetnya, sedangkan bawah target yaitu pajak parkir 13 persen, pajak hiburan 8,8 persen.

“Secara keseluruhan target di Triwulan 1 tercapai sebesar 15,8 persen. Artinya kita sudah melampaui target yang ditetapkan sebesar 15 persen,” kata Agustinus di kantornya, Kamis (8/4/2021).

Agus menuturkan tercapainya target penerimaan PAD, pertama karena UPTB gencar melakukan penagihan piutang pajak dan penagihan denda pajak.

Baca Juga :   Tren Menurun, Wali Kota Bekasi Paparkan Update Kasus Covid 19 Di Kota Bekasi

Kemudian kedua, UPTB juga gencar sosialiasi dan menggali potensi PAD kepada calon Wajib Pajak yang baru berusaha diwilayah Jatisampurna.

Agus menambahkan UPTB Bapenda Kecamatan Jatisampurna bekerjasama dengan DBMSDA dan Satpol PP rajin melakukan pembongkaran reklame tak berizin atau habis masa izinnya secara berkelanjutan di beberapa titik diwilayah Jatisampurna.

Menurutnya, sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya terlebih dahulu diberikan edukasi persuasif berupa surat teguran 1 dan 2. Apabila tetap mengindahkan maka akan dilakukan pembongkaran.

Baca Juga :   Tren Menurun, Wali Kota Bekasi Paparkan Update Kasus Covid 19 Di Kota Bekasi

“Bulan ini saja kita sudah tiga Kali bongkar papan reklame selama 2 minggu, kalau di total sudah 20 titik papan reklame bongkar,” jelasnya.

Agus mengatakan, Papan reklame yang di bongkar tersebar di sejumlah titik wilayah Kecamatan Jatisampurna.

“tersebar titiknya, ada di jalan alternatif Cibubur, jalan raya kranggan, jalan kali manggis dan jalan raya hankam. Semua lokasi tersebut masuk wilayah Jatisampurna,” bebernya. (RON)