Tawuran Remaja Antar Kampung Pecah di Depan Terminal Kalijaya Cikarang

CIKARANG – Dua kelompok remaja dari dua kampung yang saling bersebelahan terlibat saling serang menggunakan bambu dan batu di depan Terminal Kalijaya, tepatnya perbatasan antara Kecamatan Cikarang Barat dan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (10/10/2021) malam.

Menurut Ega Maulana warga disekitar menceritakan awal peristiwa tawuran tersebut di picu akibat salah satu remaja dari dua kelompok tersebut bersenggolan sepeda motor di putaran arah tepat didepan Terminal Kalijaya.

Baca Juga :   Angka Kriminal Meningkat, Ketua Komisi I DPRD Kab Bekasi Desak Penegak Hukum Tegas Bertindak

“Jadi ada yang lawan arah kepapasan sama-sama lihat muka gitu, lihat muka ngotot sama turun itu saat itu cekcok lah adu mulut. Mungkin salah satu dari remaja itu gak terima manggil temen-temennya, remaja disini ngumpul lagi nongkrong dari kampung sebelah sana itu nyamperin terus bentrok, kejadiannya begitu,”tutur Ega

Aksi tawuran para remaja tersebut membuat warga disekitar lokasi pun ketakutan, serta jalan RE Martadinata dari arah Cikarang pun macet cukup panjang.

Baca Juga :   Ribuan Orang Demo PT Hyundai di GIIC Cikarang

“Iya gak ada yang lewat mobil, motor juga banyak balik arah orang satu jalur ini ketutup ama mereka,” tambah Ega.

Dalam insiden tersebut dikabarkan sejumlah remaja dari dua kelompok tersebut mengalami luka-luka dibagian kepala akibat lemparan batu. Aksi tawuran baru bubar setelah warga lainnya melerai kedua kelompok.

Polisi yang datang ke lokasi tak lama setelah aksi tawuran pun menyisir disekitar lokasi. Polisi mengamankan bambu yang dijadikan senjata oleh para remaja tersebut, namun tidak satu orang pun yang diamankan terkait aksi tawuran antar kampung tersebut.

Baca Juga :   BPBD Kabupaten Bekasi Mulai Koordinasi Siaga Banjir

“Gak ada yang diamanin kayanya, orang langsung bubar itu pas Polisi datang. Kita sebagai warga sih berharap ada Patroli rutin disini sering terjadi, namanya penggir jalan ya kadang juga gengster pada ribut disni,” ujar Ega.(yan)