Tanggapi Demo Dan Urgensi Pengadaan Mebeulair, Disdik: Sekarang Ini Sudah Ada Pembelajaran Tatap Muka

BEKASI TIMUR – Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi kalau anggaran itu (mebeulair) sudah dalam pagu anggaran APBD, kalau ada pagu APBD dan mau tidak mau dinas harus menjalankan. 

Hal itu dikatakan Krisman menanggapi aksi demo elemen yang tergabung dalam Pergerakan Anak Muda dan Warga Bekasi (PANDAWA) terkait pengadaan mebeulair senilai Rp30 Miliar, Senin (29/3/2021). 

Baca Juga :   Disdik Lakukan Perluasan Jumlah Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

“Kalau terkait hal tersebut (mebeulair), itu pagunya sudah Ada di APBD, berarti anggaran sudah masuk ke Disdik, kalau sudah masuk (anggaran) harus Kita laksanakan,” ujar Krisman ketika dihubungi via telepon (29/3/2021).

Saat ditanya soal urgensi anggaran mebeulair ditengah pandemi, Krisman nyatakan bahwa saat Ini mulai tanggal 22 Maret sudah ada pembelajaran tatap muka. Kalau sudah pembelajaran tatap muka berarti peserta didik sudah masuk sekolah.

Baca Juga :   Disdik Lakukan Perluasan Jumlah Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

“Terkait demo sih silakan saja, karena bagian dari aspirasi masyarakat.Tetapi penentuannya ada di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Sementara terkait dengan transparansi pengadaan mebeulair bekas lima tahun terakhir oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi sekdis pendidikan berujar bahwa itu sudah ada pemeriksaan oleh inspektorat dan BPK. 

Baca Juga :   Disdik Lakukan Perluasan Jumlah Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

“Terkait Mebeuler lima tahun terkahir kan sudah ada pemeriksaan dari Inspektorat dan BPK tapi jika mau datanya silahkan kirimkan surat”, tegasnya. (RON)