Sudah Bayar Konsinyasi, Abdul Manan Luruskan Klaim Andi Salim Soal Gedung Golkar

BEKASI SELATAN – Permasalahan pembelian kantor DPD Golkar Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, masuk babak baru.

Polemik gedung lama Partai Golkar yang diklaim milik Andi Salim dibantah oleh pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang membentuk Forum Pejuang Golkar (FPG), Rabu (15/04/21).

Koordinator FPG, Abdul Manan, FPG dibentuk untuk membantah sekaligus meluruskan terkait pemberitaan di media sosial pada 12 April 2021, bahwa Andi Salim mengklaim dan menyampaikan asumsi bahwa gedung Golkar adalah miliknya di salah satu portal media online.

Baca Juga :   Peduli Pelaku Seni, HZM Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Musisi Dangdut

Dan itu dihubungkan sepanjang telah memenuhi isi putusan perdamaian No.41/Pdt.G/2015/PN.Bks, tanggal 15 Juni 2015 sebagaimana dalam putusan penetapan nomor.2/Pdt.P.Cons/2020/PN.Bks tanggal 29 Desember 2020.

“Kami minta agar Sdr. Andi Salim tidak mengulangi lagi ucapan dan pemberitaan di media sosial tersebut. Apabila tetap mengulangi serta tidak menunjukkan kepatuhan terhadap penetapan yang telah ada diatas, karena telah berpotensi melanggar hukum,” ungkap Manan.

Karena menurutnya, Andi Salim dinilai tidak menunjukkan kepatuhan terhadap penetapan No.2/Pdt.P.Cons/2020/PN.Bks tanggal 29 Desember 2020 jo putusannya No.2/Pdt.P.Cons/2020/PN.Bks, jo No.41/Pdt.G/2015/PN.Bks, jo No.558/Pdt.Plw/2015/PN.Bks. Jo No. 59/PDT/2017/PT.BDG tertanggal 27 November 2020 Merupakan keputusan yang telah memiliki hukum tetap (Inkracht van gewijsde).

Baca Juga :   Peduli Pelaku Seni, HZM Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Musisi Dangdut

“Hal itu sebagaimana dalam pemberitaan di media sosial, dikualifikasikan adalah perbuatan yang dapat dipandang sebagai suatu perbuatan melawan hukum dalam hukum pidana (Wedderchtlijk heid),” ungkap Abdul Manan,saat gelar jumpa Pers, Rabu (15/4/2021)

Seperti diketahui, penetapan ketua PN Bekasi No.2/Pdt.P.Cons/2020/PN.Bks tanggal 29 Desember 2020 jo putusannya No.2/Pdt.P.Cons/2020/PN.Bks, jo No.41/Pdt.G/2015/PN.Bks, jo No.558/Pdt.Plw/2015/PN.Bks. Jo No. 59/PDT/2017/PT.BDG tertanggal 27 November 2020 pada pokoknya mengabulkan permohonan (Dr. Rahmat Effendi) dan memerintahkan kepada juru sita PN Bekasi disertai 2 orang saksi untuk melakukan penawaran atau konsinyasi kepada Andi Iswanto Salim uang sebesar Rp4.260.000.000 (Bunga 6 persen/tahun untuk 5 tahun) Rp1.278.000.000 dengan total Rp5.538.000.000

Baca Juga :   Peduli Pelaku Seni, HZM Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Musisi Dangdut

Memerintahkan kepada juru sita PN Bekasi untuk meminta bantuan kepada ketua PN Jakarta Utara yang memerintakan panitera PN Jakarta Utara menunjuk juru sita untuk melakukan penawaran/konsinyasi

kepada Drs. Simon S.C Kitono, SH, MH, MBA Rp4.110.000.000 (Bunga 6 persen/tahun untuk 5 tahun) Rp1.233.000.000, total Rp5.343.000.000 (RED)