Pengepul Infaq di Perumda Tirta Bhagasasi Bisa Dipidana

Bagikan:
Kantor Perumda Tirta Bhagasasi

Cikarang Pusat – Perumda Tirta Bhagasasi mewajibkan setiap karyawannya memberikan infaq setiap bulannya. Informasi yang berhasil dikumpulkan, infaq diambil sejak 2016 untuk pembangunan masjid Perumda Tirta Bhagasasi. Meski masjid tersebut sudah selesai dibangun, Infaq yang memotong gaji pegawainya terus dikumpulkan.

Narasumber yang sempat ditemui mengaku, gaji perbulannya dipotong Rp 25 ribu untuk infaq.

“Lahh saya mah jigo (Rp 25.000) dipotong tiap bulan. Setdahh itumah dipotong udah dari tahun sebelomnya bang. Kalo diatas saya ada yang 50-70 rebu. Kalo pejabatnya kaya Kacab bisa jadi Rp 150 rebu keatas,” bebernya meminta tidak disebutkam identitasnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI), Sultoni menegaskan, jika infaq diduga disalahgunakan penggunaannya bakal menjadi masalah besar, bahkan mengarah ke pidana juga bisa.

“Potongan infaq yang dibebankan pada pegawainya, harusnya ada laporan pertangungjawaban sesuai yang dikumpulkan. Kalau tidak ada laporannya bisa menjadi masalah besar mengarah pidana pun bisa saja. Itu pengurusnya kalau diduga gak bener bisa pidana,” ungkapnya.(RED)

Bagikan: