Pemisahan Aset PDAM TB Final, Pemkot dan Pemkab Bekasi Bentuk Tim

BEKASI SELATAN – Pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi yang telah diwacanakan Pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi sejak 2007 dipastikan terealisasi tahun 2021 ini.

Persetujuan pemisahan aset dan kepemilikan perusahaan daerah itu tinggal hitungan hari saja. Pasalnya, DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Kota Bekasi telah menyepakati pembahasan pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi difasilitasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bekasi Eka Hidayat mengatakan, kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi telah masuki tahap akhir.

Baca Juga :   Triwulan Pertama 2021, Penerimaan PAD Kecamatan Jatisampurna Capai Target

“Yaa.. alhamdulillah, selama ini BPKP Perwakilan Jawa Barat selalu intens menfasilitasi kami. Terakhirnya kami dapat surat dari BPKP, sudah ada hasil pembahasan bersama antara DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Kota Bekasi terkait pemisahan aset tersebut,” kata Eka Hidayat kepada beritabekasi.co.id, Jumat (26/2/2021).

Dalam pembahasan itu kata Eka, kedua pihak yakni Wali Kota Bekasi dan Bupati Bekasi juga sebelumnya sudah sepakat, DPRD Kota Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi juga telah menyepakati point-point dalam pembahasan pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi yang sudah difasilitasi oleh BPKP Jawa Barat pada tanggal 22 Februari 2021 lalu.

Baca Juga :   Tren Menurun, Wali Kota Bekasi Paparkan Update Kasus Covid 19 Di Kota Bekasi

“Alhamdulillah sudah disepakati bersama, jadi sudah disepakati point-point (pemisahan aset) antara DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Kota Bekasi. Kita sudah dapat hasil kesepakatannya,” tuturnya.

Pada pembahasan bersama tersebut telah disepakati nilai kompensasi pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi yang berada di wilayah Kota Bekasi sebesar Rp155 miliar lebih. Nilai kompensasi itu sudah harga final dan tidak mungkin berubah.

“Saya kira sudah selesai, jadi yang sudah disepakati bersama nilainya yaitu Rp155.340.352.750. Sudah sepakati, tinggal dibahas mekanisme pembayarannya,” jelasnya.

Baca Juga :   Triwulan Pertama 2021, Penerimaan PAD Kecamatan Jatisampurna Capai Target

Saat ditanya apakah akhir bulan ini penandatanganan kesepakatan dan serah terima pemisahan aset, Eka menjawab belum bisa memastikan.

Menurutnya, sebelum dilaksanakan serah terima pemisahan aset, terlebih dahulu dibentuk tim bersama dan harus menyampaikan ke BPKP kapan difasilitasinya. Selain itu, langkah selanjutnya adalah menyiapkan draf kerja sama terkait dengan mekanisme penyerahan aset.

“Untuk mekanisme penyerahan aset kita akan membentuk tim bersama antara Pemkot Bekasi dan Pemda Bekasi guna menyusun terkait teknis penyerahan asetnya,” tandasnya.(RON)