PAD Belum Capai Target, Pj Wali Kota Diminta Berani Evaluasi Kinerja Pejabat di OPD

Bagikan:
Politisi Golkar yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal

BEKASI KOTA – Anggota DPRD Kota Bekasi, yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal menyoroti kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait belum maksimalnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2023. Politisi Golkar ini mengatakan kecewa terhadap kinerja OPD karena bekerja tidak sesuai dengan target ditetapkan pemerintah daerah.

“Saya sangat kecewa dengan kinerja OPD pemerintah saat ini karena hasil kinerja yang tidak sesuai target,” ungkapnya saat diwawancarai diruang kerjanya.

Diketahui, Hingga per 31 Oktober 2023 Pemerintah Kota Bekasi pada sektor PAD baru mencapai angka 67.03 persen yang terdiri dari Pajak Daerah sebesar Rp.1.658.15 Milyar dengan persentase 67.57, Retribusi Daerah sebesar Rp.61.06 Milyar dengan persentase 67.30, Hasil pengelolaan kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp.7.09 Milyar dengan persentase 49.22 dan Lain-lain PAD yang sah sebesar Rp.359.79 Milyar dengan persentase 65.09.

Faisal menuturkan, Beberapa bulan lalu saya pernah berbicara kepada media tentang kebijakan yang diambil Pemerintah dalam melaksanakan rotasi mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Apakah yang terjadi saat ini adalah dampak dari rotasi mutasi yang dilaksanakan mantan Walikota?” tanya Wakil Ketua Fraksi Golkar Persatuan.

Menyambung Wakil Ketua Komisi III kepada insan media tentang rotasi mutasi ASN yang berdampak pada rendahnya PAD. Faisal menanggapi akan melakukan analisis atas rendahnya capaian PAD di Komisi I, dikarenakan dampak rotasi dan mutasi.

“Apakah betul rendahnya capaian tersebut imbas dari rotasi mutasi mantan Walikota atau tidak,” cetusnya

Dia berharap kepada Pj Wali Kota Bekasi untuk berani melakukan evaluasi kinerja pejabat Esselon II, II dan IV yang bekerja tidak maksimal dan tidak sesuai target.

“Jadi saya meminta kepada Pj Wali Kota menindak tegas seluruh pejabat yang bekerja berleha-leha, dan bekerja tidak sesuai Analisis Jabatan,” tegasnya.

Faisal menambahkan, Komisi I akan menggandeng Komisi III untuk menyatukan persepsi dan menyelaraskan apa yang menjadi ketakutan kita bersama jika nantinya capaian PAD rendah akibat dari kebijakan rotasi mutasi mantan Walikota Bekasi.

“Pj Wali Kota harus melakukan evaluasi secara berkala untuk melihat persoalan rendah nya capaian PAD, sekaligus mencari solusi bagaimana OPD mampu mencapai target,” tutupnya.(RON)

Bagikan: