Oknum Sopir Dewan di Bekasi Nyaris Tiduri Mamah Muda Tetangganya Sendiri

KABUPATEN BEKASI- Diduga tergoda dengan kemolekan istri orang, seorang pria berinisial WD (44), nyaris tiduri istri tetangganya sendiri berinisial OSA (34). Peristiwa memalukan tersebut terjadi di Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Informasi yang didapat Awak Media, WD yang juga oknum sopir Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, mendatangi rumah korban pada, Jumat 26 Juni 2020 sekiira pukul 23.00 WIB.

Namun sebelumnya, gerak – gerik WD sudah mengundang kecurigaan tetangga sekitar dengan mundari–mandir beberapa kali untuk mempelajari situasi dilingkungan sekitar rumah OSA.

Baca Juga :   Gunakan E-Katalog, Warga dan Sahabat Polisi: Kontruksi 2020 Berkualitas

“Sebelumnya, WD itu mundari–mandir disekitar rumah OSA. Kita paham memang antara WD dan OSA ini memang sudah saling kenal namanya juga tetangga. Karena kita curiga, akhirnya kita kompak pura-pura membuat sepi lingkungan untuk memastikan kecurigaan itu,” kata sumber.

Setelah tampak sepi, lanjut sumber, sekitar pukul 23.00 WIB, WD kembali muncul dan langsung mengarah kerumah OSA, wanita muda yang sering ditinggal suaminya bekerja ke Jakarta ini. Tak, selang berapa lama, khwatir terjadi apa–apa kemudian beberapa tetangga sesuai rencana langsung mendatangi rumah OSA.

Baca Juga :   Jurnalis Bekasi Galang Dana Untuk Korban Gempa Mamuju Dan Majene

“Pintunya, kita gedor. Karena ngak juga dibuka, lalu kita paksa akhirnya kebuka juga, namun sayangnya, WD sudah keburu kabur lolos lewat pintu belakang rumah dan meninggalkan uang sebesar Rp500 ribu,” ungkapnya.

Dengan kejadian itu, beberapa tetangganya kemudian melaporkan ke suami OSA yang tengah bekerja di Jakarta. Ke-esokan harinya, Sabtu 27 pagi sekitar pukul 07.00 WIB, suami OSA, TM pulang dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pebayuran.

Baca Juga :   Sudah Dilantik Bupati, Kepala BPBD Masih Juga Belum Ngantor

Namun, tambah sumber, meski pelakunya WD sudah dikenal korban dan tetangga lainnya, Polsek Pebayuran beralasan masih mau melakukan penyelidikan. Kejadian ini juga, sudah diketahui Kepala Desa (Kades) Bantar Jaya, Kabupaten Bekasi.

“Infonya begitu, Polsek katanya masih mau melakukan penyelidikan. Ngak tahu kita teknis polisinya gimana. Padahal, koran dan tetangga kan bisa menjadi saksi, karena sudah saling kenal, termasuk OSA sendiri juga kenal dengan WD. Jadi, bukan orang tidak dikenal,” tutupnya.(*)