Minta Kelonggaran Kegiatan Ekonomi, Wali Kota Akan Berkirim Surat ke Kemendagri

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga Senin (13/9/2021) mendatang. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Walikota Bekasi Nomor 443.1/1378/SET.COVID-19 yang dibuat dalam rangka menindaklanjuti lnstruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dalam hal ini mengatakan kasus covid-19 di Kota Bekasi sudah menurun, hingga angka kesembuhan menyentuh angka 98,7 persen dan memasuki level 3. Dalam hal ini pria yang akrab disapa Pepen, akan bersurat kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengenai adanya kelonggaran PPKM level 3.

Baca Juga :   Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

“Level 3 memang diperpanjang, dan tempat hiburan beserta wisata belum bisa beroperasi, ya sekarang memang mal sudah diizinkan beroperasi tapi kan terbatas,”ucap Rahmat Effendi, Rabu (8/9/2021).

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Bekasi segera menyiapkan surat permohonan yang ditunjukkan ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan (Menkes).

Baca Juga :   Vaksinasi Bakal Sasar Karyawan Perusahan Swasta di Kota Bekasi

Surat tersebut terkait dengan perizinan akan kelonggaran agar ekonomi di Kota Bekasi seperti Tempat Hiburan dan wisata segera berjalan segera beroperasi.

“Kami berharap dengan bersurat tersebut, karena keran ekonomi harus segera di buka di wilayah kota Bekasi, jika tidak bisa bisa nanti ekonomi lumpuh, apalagi di semeter dua,”ujar dirinya.

Baca Juga :   PPID Pemkot Bekasi Terima Kunjungan Kerja Biro Humas Kemendag Terkait Pelaksanaan Layanan Informasi Publik

Menurut Rahmat Effendi, Kota Bekasi perlu menyerap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari kegiatan usaha jasa dan perdagangan.

“Kalau kita rem terus ini ekonominya, akhir tahun ini, kami khawatir banyak belanja yang enggak bisa subsidi dan kita penuhi, termasuk bagaimana menanggulangi covid yang ada”tutup Pepen mengakhiri.(*)