LJA Grup Berikan Bantuan Korban Banjir Jatimulya

MUSTIKAJAYA – Tidak saja aktif turut partisipasi dalam membantu kebutuhan para korban banjir di wilayah Kota Bekasi. PT Logam Jaya Abadi (LJA) Grup juga menyalurkan bantuan korban banjir ke wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Melalui pihak Kelurahan Jatimulya, Pimpinan LJA Grup memberikan langsung batuan puluhan dus mie instan, air mineral, biskuit dan sabun cair, yang diperuntukan bagi para korban terdampak banjir di wilayah Kelurahan Jatimulya pada Selasa (23/2/2021).

Baca Juga :   Akibat Rem Blong Kecelakaan Beruntun Terjadi di Fly Over Cipendawa

“Bantuan ini tidak seberapa, namun mudah-mudahan ini bisa membantu saudara-saudara kita yang memerlukan,”ujar H. Zaini Sidi, pimpinan LJA Grup, saat menyerahkan bantuan langsung di kepada pihak kelurahan dan Karang Taruna Jatimulya.

Sementara itu, terkait bantuan sosial yang diterima pihaknya Lurah Jatimulya Fickry Fauziy, sangat mengapresiasi dan mengaku sangat terbantu dengan peran serta LJA Grup selaku pihak swasta yang turut peduli dengan kondisi yang terjadi diwilayahnya.

Baca Juga :   60 Pasang Pengantin Ikut Nikah Massal Gratis

“Kami harap apa yang dilakukan oleh Logam Jaya Abadi Grup ini menjadi contoh bagipengusaha maupun perusahaan-perusahaan yang ada diwilayah kami, bagaimana mereka bisa memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang ada diwilayahnya saat terjadi bencana banjir seperti ini,”ujar Lurah akrab disapa Fickry, saat menerima langsung bantuan dari LJA Grup di Mustikasari, Mustikaja.

Sekedar diketahui, wilayah Kelurahan Jatimulya adalah salah satu wilayah yang terdampak banjir akibat luapan Kali Jambe, Kali Pengasinan dan Kali Menir, yang melintasi wilayah pemukiman di kelurahan tersebut.

Baca Juga :   Wakil Wali Kota Buka Festival Situ Rawa Gede

“Saat ini banjir sudah diwilayah kami sudah mulai surut, namun tidak menutup kemungkinan jika curah hujan kembali tinggi akan rawan kembali terdampak banjir bagi wilayah kami. Karena kondisi sungai-sungai yang perlu normalisasi menjadi indikator pemicu terjadinya luapan air,”jelas Lurah Fickry. (RED)