Kelurahan Jatiranggon Ungkap Penyodetan Kali Cakung yang Menutup Aliran Kali Lama Tanpa Izin

JATISAMPURNA – Pihak Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna menyayangkan penyodetan aliran kali Cakung di Komplek Wahana di perbatasan yang masuk wilayah Kelurahan Jatiranggon berbatasan dengan Kelurahan Jatisari. Pasalnya, penyodetan aliran kali Cakung menutup aliran kali Cakung lama.

Selain itu juga akibat sodetan tersebut bisa berpotensi menghilangkan batas wilayah antara Kecamatan Jatisampurna dan Jatiasih.

Sekretaris Kelurahan Jatiranggon Dedi Suryadi Hidayat menyatakan pihak pengembang tidak ada pemberitahuan (izin) ke pihak kelurahan terkait kegiatan tersebut.

Baca Juga :   Hari Pertama Pelaksanaan UNBK di SMPN 9 Kota Bekasi Berjalan Lancar

“Tidak ada pemberitahuan, kita aja baru tahu setelah ada laporan dari pihak Kelurahan Jatisari. Setelah tau baru kita tinjau ke lokasi,” kata Dedi Suryadi Hidayat ditemui dikantornya, Kamis (19/11/2020).

Sekretaris Kelurahan Jatiranggon Dedi Suryadi Hidayat

Dirinya juga sangat menyayangkan yang dilakukan pengembang, meskipun pihak pengembang beralasan sodetan itu dilakukan untuk kebaikan.

Baca Juga :   Soal Pencemaran Kali Bekasi, Ini Kata Wali Kota Rahmat Effendi

“Memang alasan pengembang masuk (baik), namun yang kita sayangkan aliran kali Cakung lama itu termasuk batas wilayah dan batas itu tidak bisa hilang. Kalau memang batas itu batas alam, ya harus batas alam,” imbuhnya.

Pihak Kelurahan Jatiranggon sendiri sudah meminta pengembang untuk datang ke Kelurahan dimintai penjelasan terkait kegiatan sodetan kali Cakung dan ditutup aliran kali Cakung lama.

Baca Juga :   Badan Narkotika Kota Bekasi Komitmen Basmi Narkoba

“Rencana besok pihak pengembang akan datang ke kantor Kelurahan Jatiranggon,” ujarnya.

“Kita meminta kepada pengembang Perumahan Wahana untuk menormalkan kembali aliran kali Cakung lama. Karena kali Cakung adalah batas wilayah denga Kelurahan Jatisari, kalau aliran itu dipindah, otomatis batas wilayah juga bisa hilang,” pungkasnya.(RON)