BPBD Kota Bekasi Laporkan 126 Titik Genangan dan 5 Lokasi Longsor di 12 Kecamatan

Turap Kali Rawa Tembaga, Bekasi Selatan longsor sekitar 32 meter

KOTA BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi dalam laporannya menyebut perkembangan kejadian bencana banjir di wilayah Kota Bekasi per 22 Fabruari 2021 terdapat 126 total titik genangan terdampak di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi.

Sebanyak 125 titik banjir kini sudah mulai surut dan wilayah masih tergenang di Perumahan Kota Baru, Cimuning, Mustika Jaya dengan ketinggian air 10-15 cm. Beberapa wilayah yang sudah surut menyisakan lumpur yang harus dibersihkan.

BPBD melaporkan bencana longsor juga terjadi di 5 titik di kali Rawa Tembaga Apartemen Center Point, longsor di Perum PGP Jatiasih menyebabkan tanggul jebol, longsor di Kemang Pratama Bojong Rawalumbu, tanggul jebol di Rawa lumbu Utara Sepanjang Jaya, longsor di aliran Kali Bekasi di Harapan Baru menyebabkan dua rumah longsor, dan di Kecamatan Bekasi Timur dalam assesment belum ada penanganan.

Baca Juga :   KPK Geledah Sebuah Ruko di Kawasan Galaxy, Diduga Terkait Bansos Covid-19

12 Kecamatan Se-Kota Bekasi yang terdampak terdiri dari 40 kelurahan dari 56 Kelurahan yang ada, sebanyak 25.133 KK, dengan 100.532 jiwa.

Untuk data pengungsi, sebanyak 166 warga terdata komulatif dampak banjir. Dan pagi hari ini, (22/2/2021) pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebelumnya para pengungsi ditempatkan di3 titik pengungsian di Gedung BNPB Jatiasih, di Kantor Marketing Galeri Mutiara Columbus, dan di Mushola Jamaatul Khoir.

Baca Juga :   Pembagian BST di Kelurahan Jatirangga Dijadwalkan Ulang

Bencana banjir juga menyebabkan dua korban jiwa satu orang masih proses pencarian warga Kranji Bekasi Barat dan satu orang sudah ditemukan, warga pengasinan Rawalumbu.

BPBD bersama stakeholder terkait masih monitoring pendataan wilayah terdampak banjir di 12 Kecamatan dan mengevakuasi warga sambil menyiapkan distribusikan logistik dan nasi bungkus.

Baca Juga :   88 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Operasi Yustisi

Kebutuhan logistik yang mendesak bagi warga terdampak diantaranya makanan pokok, air mineral, selimut, obat-obatan, air bersih, matras, alas tidur.

BPBD dibantu jajaran Basarnas, TNI Polri, Satpol PP, dan sejumlah relawan dari Tagana, PMI, Pramuka Peduli, Trigana Rescue, Sobat Triad, karang taruna setempat, Gerebek Bekasi, Srigala, Askar Kauni, Katar Bantargebang, ACT Kota Bekasi, DMC, Repotin, Al Ummahat, dan GPS dengan masih-masing membekali dengan personil dan perlengkapan yang dimiliki. (goeng)