Angka Kriminal Meningkat, Ketua Komisi I DPRD Kab Bekasi Desak Penegak Hukum Tegas Bertindak

CIKARANG – Angka Kriminal dan kejahatan yang kian meningkat di kabupaten Bekasi membuat warga harus semakin waspada akan kejahatan yang mengintai, baik di lingkungan rumah maupun di perjalanan. Banyaknya kasus pencurian dan pembegalan di jalan membuat warga harus ekstra waspada.

Beberapa tindak kejahatan yang menonjol sejak masuknya PPKM di level 3, menjadi sorotan media masa lokal maupun nasional,seperti kasus pembunuhan di Tambelang dan Cikarang Pusat yang hingga kini belum terungkap. Belum lagi kasus pembegalan dengan korban yang terluka, tawuran remaja dan perilaku Geng Motor yang kian Brutal.

Baca Juga :   Ribuan Orang Demo PT Hyundai di GIIC Cikarang

Tingginya kasus kejahatan yang sebagian di lakukan oleh anak di bawah umur, membuat Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini angkat Bicara.

Ketika di hubungi via telepon, Ani yang juga kader dari PKS, tersebut sangat Prihatin akan kasus-kasus kriminal yang saat ini meningkat.

Menurut Ani jumlah penduduk kabupaten Bekasi yang relatif besar adalah sebuah anugerah dan efeknya mendapatkan bonus demografi dengan harapan SDM yang handal, terdidik, dan memiliki integritas.

Baca Juga :   Tawuran Remaja Antar Kampung Pecah di Depan Terminal Kalijaya Cikarang

“Jika jumlah penduduk yang besar ini dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah, warga mendapatkan akses pendidikan, kesehatan maupun ekonomi, angka kriminal bisa di tekan,” ujarnya.

Ani juga menambahkan bila pemerintah tidak mampu mengelola dengan baik jumlah penduduk yang besar ini, petaka demografi akan menimpa Kabupaten Bekasi. Isu utama meningkatnya kriminalitas adalah kemiskinan. Kemiskinan terjadi karena orang tidak memiliki akses pendidikan kesehatan maupun ekonomi.

Baca Juga :   Baharkam Mabes Polri Ribuan Paket Sembako ke Warga Cikarang Utara

“Situasi pandemi hampir dua tahun makin memperparah situasi. Muncul kepanikan masal, banyak warga yang akhirnya tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya, akhirnya mengambil dengan cara yang instan mengarah pada tindak kriminal,” ulasnya.

“Pemerintah perlu mengatasi ini baik dengan pendekatan yang bersifat preventif, seperti tindakan tegas dari aparat para penegak hukum dan aturan, penegak hukum harus lindungi dan berikan rasa nyaman ke warganya,” tandasny.(yan)