PK Golkar Jatiasih Sebut yang Tolak Hasil Muscam Tidak Berdasar Karena Bukan Ketua PL Lagi

Bagikan:

JATIASIH – Pengurus DPD partai Golkar dan Pimpinan Kecamatan(PK) Golkar Kecamatan Jatiasih menanggapi terkait beredarnya video penolakan hasil Muscam partai Golkar Kecamatan Jatiasih oleh sejumlah orang yang mengaku ketua PL Partai Golkar di tingkat Kelurahan.

Menurut Wakil Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi H Zainul Miftah menyatakan pelaksanaan Muscam Golkar Jatiasih sudah memenuhi sesuai AD/ART dan Juklak partai Golkar

Terkait adanya yang menolak hasil Muscam, pria akrab disapa Bang H Zain ini mengatakan sudah tidak mempengaruhi hasil Muscam, karena sudah sesuai aturan.

“Saya tegaskan Muscam PK Golkar Jatiasih sudah memenuhi syarat. Pelaksanaan Muscam kemarin sudah dilakukan sesuai SOP yang ada di partai Golkar,” tegasnya

Sekretaris PK Golkar Jatiasih Iranto Johan menjelaskan sebelum dilaksanakan Muscam sudah dilakukan verifikasi para peserta yang punya hak suara.

Dia mengatakan pelaksanaan Muscam Golkar Kecamatan Jatiasih sudah melalui tahapan-tahapan sesuai PO dan Juklak partai Golkar diantaranya melakukan pembukan calon Ketua satu hari sebelum pelaksanaan Muscam.

“Saat itu yang daftar hanya Karya Ahmad, karena hanya satu calon maka dilakukan aklamasi dan terpilih lah Karya Ahmad sebagi ketua PK Golkar Kecamatan Jatiasih,” jelasnya dirumah Budaya Jatiasih, Selasa (14/12/2021).

Soal adanya yang menolak hasil Muscam, Iranto menjelaskan hal itu tidak berdasar, pasalnya keempat orang tersebut saat ini bukan lagi Ketua PL Kelurahan. Hal itu mengacu kepada hasil rapat pleno para pengurus partai Golkar terkait kepemimpinan ketua PL yang sudah digelar di masing-masing Kelurahan yakni Kelurahan Jatiasih, Jatimekar, Jatisari dan Jatiluhur, sebelumnya.

“PK hanya menerima hasil pleno pengurus partai di tingkat Kelurahan, kemudian PK menindaklanjuti hasil pleno tersebut dengan menunjuk Plt PL di Kelurahan Jatiasih, Jatimekar, Jatisari dan Jatiluhur, agar roda organisasi partai tetap berjalan. Perubahan struktur Pengurus partai di tingkat Kelurahan juga sudah dilaporkan ke DPD dan sudah disetujui,” ujarnya.

“Jadi saya ulang lagi terkait ada empat orang yang menolak hasil Muscam adalah suatu hal tidak berdasar. Mereka juga bukan lagi ketua PL Golkar lagi, karena sudah di Plt kan,” tandasnya.

Sementara Ketua PK Golkar Kecamatan Jatiasih, Karya Ahmad membantah adanya anggapan penyelenggaraan Muscam Golkar Jatiasih dinilai cacat hukum. Dia mengatakan Muscam digelar sudah sesuai tahapan dan regulasi AD/ART partai Golkar.

“Jadi anggapan itu tidak berdasar. Kita terima kritik apapun demi mengembangkan partai Golkar. Kami juga menerima siapa pun untuk bersama-sama besarkan partai Golkar,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar video empat orang ketua PL yakni PL Jatiasih, Jatisari, Jatiluhur dan Jatimekar menolak hasil Muscam PK Golkar Kacamatan Jatiasih.

Mereka mengatakan bahwa hasil Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Jatiasih tidak sah karena tidak sesuai Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Golkar.(RON)