Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang Tunggu Pembahasan

Bagikan:

BEKASI TIMUR – Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang adalah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PUPR. Terakhir pembahasan sedang dalam tahap penyusunan dan pembahasan yang sedang dilakukan oelh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun ini.

Kemudian setelah selesai perencanaannya informasi yang diterima itu, akan dilanjutkan Pembangunan fisik oleh Kementerian PUPR. Demikian di sampaikan Oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana kepada Radar Bekasi, Minggu (21/11).

“Jadi Sementara ini masih dalam tahap proses penyelesaian perencanaan oleh Dinas SDA Pemprov Jabar. Dan tahun depan akan di kerjakan fisiknya oleh kementerian PUPR,” katanya.

Arief juga mengaku, hingga saat ini berapa persen pengerjaan tahap pertama terhadap pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang tidak mengetahui berapa persennya.

Dikarenakan, yang tahap pertama itu sudah di kerjakan oleh Provinsi Jabar. Hanya saja belum terlihat hasilnya dan masih belum tertata.

“Itu nanti akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR nantinya. Terkait desain sampai saat ini juga belum tuntas. Masih di dalam pembahasan DED nya,” ujarnya.

Lanjut dia, sehingga jiga DED nya sudah selesai nantinya Pemerintah Kota Bekasi juga akan di berikan gambaran dari hasil perencanaan sebagai bahan untuk di informasikan kepada masyarakat Kota Bekasi.

Namun, informasi yang di dapat pembanguan Destinasi Wisata Air Kalimalang akan di targetkan 2022 nanti.

“Hasil rapat kemarin seperti itu informasinya. Akan di kerjakan di tahun 2022 mendatang Pembangunan Destinasi Wisata Air Kalimalang,” terangnya.

Kemudian, saat ini Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu perencanaan selesai yang sedang garap oleh Dinas SDA Pemprov Jabar.

Sebab, Kalimalang sebagai saluran air yang melintas di Pemerintahan Kota Bekasi. Tentunya di situ harus tertata yang rapi, karena itu mencerminkan Kota Bekasi.

“Jadi harapan kami kepada Pemprov Jabar dan Kementerian PUPR. Tentunya harus di sesuaikan dengan kondisi di mana tersebut sebagai wajah Pemerintah Kota Bekasi. Kita juga berharap taman yang di bangun menjadi tempat wisata untuk masyarakat Kota Bekasi. Sehingga fungsi dari Kalimalang bukan hanya mengalirkan air sebagai bahan baku DKI Jakarta. Tetapi juga sebagai objek wisata masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya. Untuk anggarannya kita juga belum mengetahui karena DED nya belum keluar,” tutupnya. (ADV)